- instagram megawatihangestrip
Tak Mau Tutupi Lagi, Agen Megatron Blak-blakan soal 'Biang Kerok' Megawati Hangestri Gagal ke Liga Voli Korea 2026/2027: Jadi Penghalang, Gaji Miliaran Melayang!
tvOnenews.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari bintang voli putri Indonesia, Megatron berpotensi tidak tampil di Liga Voli Korea musim 2026/2027. Padahal, namanya sempat kembali ramai diperbincangkan dalam bursa transfer pemain asing Asia.
Harapan publik untuk melihat aksi eksplosifnya di Negeri Ginseng pun kini terancam pupus. Situasi ini tak lepas dari kondisi fisik Megawati yang belum sepenuhnya pulih.
Cedera lutut yang dialaminya pada musim terakhir bersama Red Sparks menjadi faktor utama yang menghambat comeback-nya.
Di tengah perubahan regulasi Liga Voli Korea yang semakin membuka peluang bagi pemain asing Asia, absennya Megatron justru menjadi ironi tersendiri.
Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan masih harus fokus menjalani proses pemulihan cedera lutut yang dideritanya sejak musim lalu.
Cedera tersebut terjadi saat dirinya masih memperkuat Red Sparks, klub yang ia bela selama dua musim di Liga Voli Korea, yakni 2023/2024 dan 2024/2025.
Padahal, performa Megawati selama berkarier di Korea Selatan tergolong impresif. Ia menjadi salah satu pemain kunci yang membawa Red Sparks menembus babak playoff dalam dua musim beruntun.
Bahkan pada musim terakhirnya, Megawati sukses mengoleksi 802 poin di fase reguler, berduet tajam dengan Vanja Bukilic yang menyumbang 638 poin.
Namun, cedera lutut membuat langkahnya terhenti. Dalam laporan SBS News, agen Megawati menegaskan bahwa sang pemain belum bisa kembali bermain dalam waktu dekat.
"Seiring berakhirnya musim reguler Korea, kami ingin mengungkapkan posisi kami agar tidak merugikan klub karena banyak yang penasaran tentang masa depan Mega," ujar sang agen.
"Mega tetap bertekad kembali menantang panggung Korea dengan tubuh yang sehat setelah menyelesaikan perawatan lututnya," tambahnya.
- Red Sparks
Bursa Transfer Memanas, Megawati Tetap Diminati
Meski tengah cedera, nama Megawati tetap menjadi incaran sejumlah klub di Liga Voli Korea.
Tidak hanya Red Sparks, beberapa klub lain yang berbasis di Seoul juga dilaporkan tertarik untuk mendapatkan tanda tangannya.
Hal ini tak lepas dari perubahan regulasi yang diterapkan oleh KOVO untuk musim 2026/2027. Liga kini menggunakan sistem agen bebas untuk pemain asing Asia, sehingga tidak lagi melalui proses seleksi ketat seperti sebelumnya.