Duel Puncak Final Four Proliga 2026: Gresik Phonska Kokoh di Puncak, Jakarta Pertamina Enduro Terancam?
"Wishing you nothing but the best for your next journey. Wherever you go, Jakarta Pertamina Enduro will always be your home. JPE Friends, drop your farewell messages for Yana in the comments," lanjut pernyataan tersebut.
Hingga kini, belum ada kepastian mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Yana.
Situasi ini membuat Pertamina Enduro harus mengandalkan pemain yang tersisa, termasuk Megawati dan Wilma Salas, untuk menjaga daya saing tim.
Jadwal dan Persaingan Menuju Grand Final
Final four Proliga 2026 akan digelar dalam tiga seri, dimulai dari Surabaya (2-5 April), dilanjutkan ke Solo (10-12 April), dan ditutup di Semarang (16-19 April).
Setiap tim akan saling berhadapan dalam dua putaran, dengan total enam pertandingan yang harus dijalani.
Empat tim yang bersaing di sektor putri adalah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Jakarta Pertamina Enduro, Jakarta Electric PLN Mobile, dan Jakarta Popsivo Polwan. Dari keempatnya, hanya dua tim teratas yang berhak melaju ke grand final.
Pada klasemen akhir babak reguler, Gresik Phonska memimpin dengan 29 poin, disusul Jakarta Pertamina Enduro dengan 24 poin.
Jakarta Electric PLN dan Jakarta Popsivo Polwan berada di posisi berikutnya dengan selisih poin yang cukup tipis.
Melihat komposisi tersebut, duel antara Gresik Phonska dan Pertamina Enduro dipastikan menjadi penentu arah persaingan.
Di satu sisi, Phonska unggul dari segi konsistensi dan kestabilan tim. Di sisi lain, Pertamina Enduro memiliki pengalaman dan mental juara, meski harus menghadapi tantangan kehilangan salah satu pemain kuncinya.
Dengan jadwal yang padat dan tekanan tinggi di setiap pertandingan, final four Proliga 2026 dipastikan akan menyajikan drama dan persaingan sengit hingga laga terakhir.
Semua mata kini tertuju pada Surabaya, tempat di mana pertarungan menuju gelar juara resmi dimulai. (udn)