- instagram JPEVolley
Jakarta Pertamina Enduro 'Hancurkan' Harapan Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026, Amankan Peluang ke Grand Final
Fakta ini memperlihatkan bahwa konsistensi hasil pertandingan lebih menentukan dibanding sekadar dominasi set.
Tak hanya itu, kemenangan ini juga memastikan JPE meraih gelar juara putaran pertama serta hadiah uang pembinaan sebesar Rp60 juta.
Lebih penting lagi, hasil ini membuka peluang besar bagi mereka untuk melangkah ke grand final yang akan digelar di Yogyakarta dua pekan mendatang.
Reaksi Pelatih dan Pemain: Evaluasi dan Optimisme
Usai pertandingan, pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, mengakui keunggulan lawan. Ia menyebut bahwa Pertamina tampil lebih baik dalam laga tersebut.
“Kami mengakui Pertamina menampilkan permainan yang lebih dari kami,” kata Lodi, Melansir dari PBVSI.
Ia juga menegaskan timnya akan melakukan evaluasi menyeluruh.
“Pemain kami bukan mesin, dan adakalanya kalah. Selanjutnya kami akan mencari poin di pertandingan yang lebih baik yang akan datang,” tambahnya.
Kapten tim Phonska, Medi Yoku, juga mengakui kualitas pertandingan yang berlangsung ketat.
“Dan kami mengakui kalah hari ini. Tapi ke depan kami akan berusaha lebih baik lagi,” ujarnya.
Di sisi lain, pelatih JPE, Bullent Karsioglu, menegaskan kemenangan ini merupakan hasil evaluasi dari laga sebelumnya.
“Sejak melawan PLN dan Popsivo, kami terus melakukan evaluasi. Dan hari ini kami bisa membuktikan dengan kemenangan,” jelasnya.
Irina Voronkova pun menyoroti kekompakan tim yang semakin solid.
“Kami sudah melakukan evaluasi yang baik, dan kami sangat mengikuti saran tim pelatih. Hasilnya hari ini kita bisa berhasil mengambil kemenangan,” ungkapnya.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta Pertamina Enduro bukan hanya unggul secara teknik, tetapi juga matang secara mental.
Dengan performa yang terus meningkat, mereka kini menjadi kandidat terkuat untuk menjuarai final four Proliga 2026 dan melanjutkan dominasi hingga partai puncak. (udn)