news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak.
Sumber :
  • instagram Jakarta Electric PLN Mobile

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak

Kekalahan Jakarta Electric PLN . Kolom komentar media sosial dipenuhi kritik, mulai dari performa pemain hingga keputusan manajemen. Hasil ini menjadi langkah
Kamis, 23 April 2026 - 04:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Atmosfer panas tak hanya terasa di lapangan, tetapi juga merembet ke media sosial. Kekalahan Jakarta Electric PLN dari Jakarta Popsivo Polwan dalam perebutan peringkat ketiga Proliga 2026 memicu gelombang reaksi keras dari para penggemar. 

Banyak fans meluapkan kekecewaan, bahkan melontarkan kritik tajam terhadap performa tim dan strategi pelatih.

Di sisi lain, Popsivo Polwan tampil solid dan efisien sejak awal laga. Mereka sukses mengamankan kemenangan straight set dengan skor 3-0 (25-20, 25-22, 25-21) dalam pertandingan pertama format best of three. 

Hasil ini menjadi langkah besar menuju medali perunggu, sekaligus mempertegas dominasi mereka atas Electric PLN dalam duel krusial tersebut.

Pertandingan yang berlangsung di GOR Among Rogo, Selasa (21/4), sejatinya berjalan sengit. Namun, Jakarta Popsivo Polwan mampu tampil lebih konsisten di momen-momen penting.

Set pertama langsung memperlihatkan agresivitas Popsivo. Mereka membuka keunggulan 3-0 dan terus menjauh hingga 10-5. Meski Jakarta Electric PLN sempat mencoba mengejar, Popsivo tetap menjaga ritme dan menutup set dengan skor 25-20.

Memasuki set kedua, Electric PLN sempat bangkit. Mereka unggul lebih dulu hingga 12-8, menunjukkan perlawanan serius. 

Namun, mental Popsivo berbicara. Mereka berhasil menyamakan skor 12-12, lalu berbalik unggul dan menutup set dengan kemenangan 25-22.

Jakarta Popsivo Polwan dalam perebutan peringkat ketiga Proliga 2026
Sumber :
  • instagram Popsivo Polwan

Set ketiga menjadi penegas dominasi. Popsivo kembali memimpin sejak awal dan menjaga jarak hingga 19-14. Meski Electric PLN sempat memperkecil selisih, momentum tetap berada di tangan Popsivo. 

Skor 25-21 memastikan kemenangan 3-0 sekaligus keunggulan agregat 1-0. Secara statistik, kemenangan straight set ini menunjukkan efisiensi serangan dan konsistensi pertahanan Popsivo yang lebih baik dibanding lawannya.

Fans Jakarta Electric PLN Mengamuk, Kritik Pedas Bermunculan

Kekalahan ini langsung memicu reaksi keras dari pendukung Jakarta Electric PLN. Kolom komentar media sosial dipenuhi kritik, mulai dari performa pemain hingga keputusan manajemen.

Sebagian fans mempertanyakan profesionalisme pemain, terutama terkait aktivitas di luar lapangan. Ada yang menilai fokus tim terganggu oleh hal-hal non-teknis, termasuk aktivitas media sosial yang dianggap tidak mencerminkan kesiapan bertanding.

Tak hanya itu, strategi pelatih juga menjadi sorotan. Beberapa pendukung menilai rotasi pemain tidak optimal, terutama saat tim sudah tertinggal jauh. 

Mereka mempertanyakan keputusan untuk tetap memainkan pemain inti tanpa memberi waktu istirahat, yang dinilai justru menambah kelelahan dan menurunkan fokus permainan.

Namun, di tengah kritik, ada pula suara yang mencoba lebih objektif. Sebagian fans menilai bahwa aktivitas di luar lapangan tidak selalu berdampak langsung pada performa, dan menekankan pentingnya menjaga energi positif dalam tim.

Fenomena ini menunjukkan betapa tingginya ekspektasi publik terhadap tim, terutama di ajang sebesar Proliga.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Jakarta Popsivo Polwan. Mereka hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan posisi ketiga di Proliga 2026.

Sebaliknya, Jakarta Electric PLN berada dalam tekanan besar. Kekalahan di laga pertama membuat mereka harus menang di pertandingan kedua untuk menjaga peluang.

Jakarta Electric PLN Dihujat Fans! Popsivo Polwan Rebut Perunggu Proliga 2026 dengan Skor Telak
Sumber :
  • instagram Jakarta Electric PLN Mobile

Menariknya, jika melihat tren performa, Popsivo tampil lebih stabil dalam beberapa laga terakhir. Sementara Electric PLN cenderung inkonsisten, terutama dalam menjaga momentum saat unggul.

Dari sisi taktik, Popsivo menunjukkan variasi serangan yang lebih efektif, termasuk kontribusi penting dari service ace yang mampu memecah konsentrasi lawan. Hal ini menjadi pembeda utama dalam pertandingan pertama.

Pertemuan kedua yang dijadwalkan sehari setelahnya diprediksi akan berlangsung lebih sengit. Electric PLN dipastikan akan tampil habis-habisan, sementara Popsivo berpeluang mengunci kemenangan lebih cepat.

Kemenangan Popsivo Polwan akhirnya memastikan mereka menyandang status juara ketiga setelah unggul agregat 2-0. Hasil ini menjadi penutup manis bagi perjalanan mereka di Proliga 2026.

Sementara itu, bagi Electric PLN, hasil ini menjadi bahan evaluasi besar. Di tengah kritik dan ekspektasi tinggi, tim dituntut untuk bangkit dan memperbaiki performa di musim mendatang. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral