Tanpa Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar, Seberapa Kuat Timnas Voli Indonesia? PBVSI Bidik Prestasi di Tengah Kontroversi
- instagram megawatihangestrip
tvOnenews.com - Keputusan Megawati Hangestri Pertiwi, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar untuk mundur dari Timnas Voli Indonesia menjadi salah satu topik paling hangat di dunia olahraga nasional. Ketiganya merupakan pemain kunci yang selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung skuad Merah Putih, baik di sektor putra maupun putri.
Di saat yang sama, Indonesia sedang menghadapi kalender internasional yang padat. Timnas Voli Putri akan tampil di AVC Women's Nations Cup 2026 di Manila, Filipina, sementara Timnas Voli Putra juga bersiap menghadapi AVC Nations Cup 2026 di India.Â
Absennya tiga pemain senior tersebut tentu memunculkan pertanyaan besar mengenai kekuatan tim nasional dalam menghadapi persaingan Asia.
Situasi semakin menarik karena Megawati baru saja menyelesaikan musim bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 dan dipastikan kembali berkarier di Liga Voli Korea Selatan bersama Hyundai Hillstate.Â
Di sisi lain, PBVSI membuka kemungkinan adanya evaluasi hingga sanksi terhadap pemain yang memilih mundur dari panggilan tim nasional melalui mekanisme Dewan Kehormatan.
Timnas Voli Putri Kehilangan Mesin Poin Utama
Tidak dapat dimungkiri, absennya Megawati menjadi kehilangan terbesar bagi Timnas Voli Putri Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain asal Jember tersebut menjadi sumber poin utama sekaligus pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Pengalamannya bermain di Liga Voli Korea bersama Red Sparks dan kini Hyundai Hillstate membuat kualitas Megawati berada satu level di atas sebagian besar pemain Indonesia lainnya.Â
Kemampuannya dalam menyerang dari berbagai sudut, servis keras, hingga ketenangan saat poin-poin krusial menjadikannya sosok yang sulit digantikan.
Namun demikian, peluang Indonesia untuk tetap kompetitif masih terbuka. Tim asuhan Marcos Sugiyama berangkat ke AVC Women's Nations Cup 2026 dengan komposisi 14 pemain yang menggabungkan atlet senior dan talenta muda potensial.
PBVSI bahkan memasang target cukup ambisius, yakni menembus empat besar turnamen. Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo menilai target tersebut realistis apabila seluruh pemain mampu tampil maksimal.
"Kami berharap pencapaian Timnas voli putri Indonesia pada AVC Women's Volleyball Nations Cup 2026 bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentu kami pengin bisa tembus Top 4. Kami berharap para pemain bisa menunjukkan permainan terbaik di lapangan dan berjuang untuk raih kemenangan di setiap laganya," ujar Imam.
Load more