- instagram JPEVolley
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!
tvOnenews.com - Langkah awal menuju takhta juara akhirnya dibuka dengan penuh keyakinan. Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026.
Bermain di GOR Amongrogo, Yogyakarta, tim unggulan ini menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan krusial 3-1.
Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor. Ini adalah sinyal kuat bahwa Jakarta Pertamina Enduro benar-benar siap mengulang kejayaan musim lalu.
Setelah sempat dikejutkan di set pertama, mereka bangkit dengan determinasi tinggi, membuktikan kualitas sebagai tim elite yang mampu beradaptasi di momen paling menentukan.
Awal Mengejutkan: Gresik Phonska Curi Set Pertama
Laga final langsung menyajikan tensi tinggi sejak awal. Gresik Phonska tampil agresif dan percaya diri, memanfaatkan celah pertahanan Jakarta Pertamina Enduro.
Tim asuhan Alessandro Lodi bahkan sempat unggul 9-6 sebelum JPE menyamakan kedudukan menjadi 10-10.
- instagram JPEVolley
Namun, momentum kembali berpihak ke Gresik. Dipimpin performa solid Oleksandra Sasa Bytsenko, mereka mampu menjaga ritme permainan hingga menutup set pertama dengan kemenangan 25-19. Ini menjadi “early shock” bagi JPE peringatan bahwa final tidak akan berjalan mudah.
Kebangkitan JPE: Adaptasi Jadi Kunci Kemenangan
Masuk ke set kedua, Jakarta Pertamina Enduro menunjukkan kelasnya. Alih-alih tertekan, mereka justru tampil lebih rapi dan terorganisir.
Serangan mulai mengalir lewat Irina Voronkova yang menjadi motor poin saat Megawati Hangestri dan Wilma Salas belum maksimal.
Keunggulan cepat 9-4 menjadi titik balik. Meski Gresik sempat mendekat, JPE tetap konsisten hingga menutup set kedua dengan skor 25-19. Momentum berlanjut di set ketiga.
Di fase ini, variasi serangan JPE semakin hidup. Megawati dan Salas mulai menemukan ritme, membuat distribusi poin lebih merata.
Mereka bahkan sempat unggul jauh 10-4, sebelum akhirnya kembali menang dengan skor identik 25-19. Dalam sekejap, keadaan berbalik JPE unggul 2-1.
Penentuan Krusial: Mental Juara JPE Tak Terbendung
Set keempat menjadi penentuan sekaligus panggung pembuktian mental juara. Kedua tim saling kejar poin, bahkan skor sempat imbang 10-10.