news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri saat di Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

Dampak Besar Mundurnya Megawati Hangestri dari Timnas Voli Putri Indonesia jelang Turnamen Internasional

Mundurnya Megawati Hangestri dari Timnas Voli Putri Indonesia langsung membuat perubahan signifikan pada skuad menjelang rangkaian turnamen internasional musim
Jumat, 1 Mei 2026 - 20:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Mundurnya Megawati Hangestri dari Timnas Voli Putri Indonesia langsung membuat perubahan signifikan pada skuad menjelang rangkaian turnamen internasional musim 2026.

Keputusan Megawati Hangestri tersebut disampaikan secara tertulis melalui surat resmi kepada PBVSI pada 27 April 2026.

Mundurnya pemain yang dijuluki "Megatron" ini memaksa jajaran pelatih untuk melakukan perombakan besar-besaran dalam komposisi skuad guna menjaga keseimbangan tim di lapangan.

Megawati Hangestri saat memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Antara Foto/Nova Wahyudi

Dalam pernyataannya, Megawati mengungkapkan bahwa langkah berat ini diambil demi keberlanjutan karier profesional serta kondisi kebugaran fisiknya.

“Keputusan ini saya ambil dengan pertimbangan yang matang, termasuk fokus pada pengembangan karier profesional, kondisi fisik, serta rencana pribadi ke depan. Saya percaya ini adalah langkah terbaik yang dapat saya ambil saat ini," tegas Megawati.

Meskipun nama Megawati sebelumnya telah masuk dalam daftar 17 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan nasional (Pelatnas), PBVSI menyatakan tetap menghormati dan mendukung penuh keputusan sang pemain.

Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBVSI Loudry Maspaitella menegaskan bahwa agenda persiapan tim tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan meski tanpa kehadiran pilar utamanya tersebut.

“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul maksimal pada 4 Mei 2026,” ungkap Loudry secara resmi.

Megawati Hangestri, JPE Volley
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Kehilangan mesin gol utama menjadi tantangan raksasa bagi pelatih Marcos Sugiyama. Sektor serangan yang selama ini sangat bergantung pada Megawati kini harus didistribusikan kepada pemain lain.

Nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, hingga Maradanti Namira kini diharapkan mampu menjadi tumpuan baru.

Selain itu, tim pelatih juga memanggil Shindy Sasgia Dwi Yuniar sebagai bagian dari proyek regenerasi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan.

Timnas Voli Putri Indonesia dijadwalkan akan melakoni jadwal padat di tahun 2026.

Perjuangan dimulai dari AVC Nation’s Cup di Filipina (6-9 Juni), berlanjut ke SEA V League di Vietnam dan Thailand (Juli-Agustus), hingga ditutup dengan AVC Continental Cup di Tianjin pada akhir Agustus mendatang.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral