- KOVO
Top 3 Sport: Reaksi Kapten Red Sparks, Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Media Korea Sebut Megawati Hangestri Bak Jackpot
tvOnenews.com - Dunia olahraga kembali diramaikan sederet kabar panas yang menjadi perhatian publik.
Mulai dari reaksi kapten Red Sparks setelah Megawati Hangestri memilih bergabung Hyundai Hillstate, prediksi Khabib Nurmagomedov yang akhirnya terbukti usai Khamzat Chimaev tumbang di UFC 328, hingga media Korea yang menyebut Hyundai Hillstate mendapat “jackpot” setelah merekrut Megatron.
Berikut rangkuman Top 3 Sport paling ramai diperbincangkan:
1. Kapten Red Sparks Sedih usai Megawati Pilih Gabung Hyundai Hillstate
- KOVO
Keputusan Megawati Hangestri melanjutkan karier bersama Hyundai Hillstate ternyata meninggalkan kesedihan bagi kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon.
Kabar tersebut diungkap oleh Kim Sung-hoon alias Chris Kim, agen Korea Selatan yang selama ini dekat dengan Megawati maupun Yeum Hye-seon.
Sebelumnya, banyak penggemar berharap Megawati kembali memperkuat Red Sparks setelah pulih dari cedera lutut.
Apalagi, Yeum Hye-seon diketahui beberapa kali datang ke Indonesia untuk memberi semangat kepada Megatron agar kembali bermain di V-League.
Namun pada akhirnya, opposite spiker asal Jember tersebut justru memilih menerima pinangan Hyundai Hillstate untuk musim 2026-2027.
Menurutnya, Yeum Hye-seon merasa sedih karena gagal bereuni dengan pemain yang sudah dianggap sebagai partner terbaiknya selama di Red Sparks.
“Yeum Hye-seon sangat sedih karena tidak bisa bermain dengan Megawati,“kata Chris Kim dikutip dari YouTube Mega Volley.
Baca selengkapnya: Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate
2. Ramalan Khabib Nurmagomedov soal Khamzat Chimaev Akhirnya Jadi Kenyataan
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @khamzat_chimaev / UFC
Kekalahan mengejutkan Khamzat Chimaev di UFC 328 ternyata sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh Khabib Nurmagomedov.
Dalam duel perebutan gelar kelas menengah yang berlangsung di Newark, Chimaev gagal mempertahankan sabuk juara setelah kalah angka mutlak dari Sean Strickland.
Padahal sebelum laga dimulai, Chimaev lebih difavoritkan karena memiliki gaya bertarung agresif dan dominasi grappling yang sangat kuat.
Namun strategi tersebut tidak berjalan efektif saat menghadapi Strickland. Beberapa percobaan takedown Chimaev mampu dipatahkan sehingga pertarungan lebih banyak berlangsung dalam duel striking.