news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat sama-sama masih di Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan receive Vanja Bukilic pernah mendapat pujian besar dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Hubungan Megawati dan Bukilic selama membela Red Sparks
Jumat, 15 Mei 2026 - 19:08 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke V-League langsung memanaskan atmosfer kompetisi musim 2026/2027. 

Bukan hanya karena statusnya sebagai salah satu pemain Asia paling populer di Korea Selatan, tetapi juga karena ia kini harus berhadapan dengan sahabat sekaligus mantan tandemnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Vanja Bukilic.

Hubungan Megawati dan Bukilic selama membela Red Sparks musim 2024/2025 memang begitu spesial. Keduanya menjadi duet mematikan yang sukses membawa klub asal Daejeon itu melesat hingga runner-up liga. 

Chemistry mereka di lapangan bahkan sempat disebut sebagai salah satu kombinasi terbaik di Liga Voli Korea. Namun musim depan, cerita itu berubah drastis. 

Mega kini berseragam Hyundai Hillstate, sementara Bukilic kembali menjadi andalan Red Sparks. Pertemanan hangat kini berubah menjadi rivalitas panas di atas net.

Vanja Bukilic Tebar Tantangan untuk Megawati Hangestri

Kepastian Megawati kembali bermain di Liga Voli Korea langsung mendapat respons dari Vanja Bukilic. Atlet asal Serbia itu mengaku senang bisa kembali bertemu dengan Mega, tetapi tetap membawa ambisi besar untuk menang saat keduanya saling berhadapan nanti.

“Akan menyenangkan bisa bertemu dengan Mega lagi, tetapi saya tentu akan tampil sebagai pemenang,” kata Bukilic dikutip dari The Joong Ang.

Pernyataan itu langsung memancing antusias penggemar voli Korea maupun Indonesia. Pasalnya, hubungan Mega dan Bukilic selama di Red Sparks dikenal sangat dekat.

Mereka tidak hanya tampil solid di lapangan, tetapi juga beberapa kali menunjukkan kedekatan di luar pertandingan.

Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Sumber :
  • Red Sparks

Kini, keduanya justru berada di kubu berbeda. Situasi ini mengingatkan publik pada musim 2023/2024 ketika Megawati memperkuat Red Sparks dan Bukilic membela Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass

Bedanya, kali ini rivalitas mereka diprediksi jauh lebih emosional karena sudah saling memahami karakter permainan masing-masing.

Musim depan, Megawati akan mengisi slot pemain asing kuota Asia di Hyundai Hillstate. Ia akan bermain bersama Jordan Wilson asal Amerika Serikat serta beberapa pemain senior seperti Kim Hee Jin dan Bae Yoo Na.

Sementara itu, Bukilic kembali menjadi bagian penting Red Sparks bersama pemain asing asal China, Hui Zhong. Klub tersebut juga masih diperkuat sejumlah mantan rekan Mega seperti Yeum Hye Seon, Park Eun Jin, Lee Ji So, dan Park Hye Min.

Duet Megawati dan Bukilic Pernah Jadi Momok Liga Voli Korea

Kilas balik ke musim 2024/2025, kombinasi Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic menjadi salah satu duet paling menakutkan di Liga Voli Korea Putri. Red Sparks menjelma sebagai tim yang sulit dihentikan berkat kekuatan serangan dua pemain asing tersebut.

Megawati, yang mendapat julukan Megatron, tampil luar biasa lewat spike keras dan produktivitas poin yang konsisten. 

Pemain asal Jember itu bahkan berhasil menempati peringkat ketiga daftar pencetak poin terbanyak liga, bersaing dengan deretan pemain asing elite dunia.

Di sisi lain, Bukilic menunjukkan fleksibilitas luar biasa demi mendukung permainan Mega. Ia rela berganti posisi dari opposite spiker menjadi outside hitter agar keseimbangan tim tetap terjaga.

Bukan hanya itu, kemampuan receive Bukilic juga mendapat pujian besar dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung.

“Dia menangani penerimaan bola yang sulit sekalipun dengan sangat mudah. Dia benar-benar terlihat seperti seorang jenius bola voli,” puji Kang Sung-hyung dikutip dari The JoongAng.

Performa impresif keduanya membuat Red Sparks sukses menjadi runner-up musim 2024/2025. Banyak pengamat menilai duet Mega-Bukilic menjadi salah satu faktor terbesar kebangkitan klub tersebut.

Hyundai Hillstate Jadi Pertaruhan Baru Megawati

Setelah sukses di Korea, Megawati dan Bukilic sempat mencoba peruntungan di Eropa. Mega bermain di Divisi Kedua Turki, sedangkan Bukilic berkarier di Liga Italia.

Namun perjalanan mereka tidak sepenuhnya berjalan mulus. Megawati hanya bertahan sekitar tiga bulan di Turki sebelum pulang ke Indonesia karena alasan pribadi, panggilan tim nasional, dan proses pemulihan cedera lutut.

Bukilic juga mengalami situasi serupa. Meski mampu menembus 20 besar pencetak poin di Italia, performanya dianggap belum memenuhi ekspektasi publik Eropa.

Karena merasa masih memiliki “urusan yang belum selesai” di Korea, keduanya akhirnya memilih kembali ke V-League.

Bagi Megawati, kepindahan ke Hyundai Hillstate bukan tanpa risiko. Perubahan sistem kuota Asia menjadi agen bebas membuat persaingan perekrutan pemain semakin ketat. Cedera lutut yang pernah dialaminya juga sempat membuat sejumlah klub ragu.

Namun Hyundai Hillstate mengambil langkah berani. Kang Sung-hyung bahkan datang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi fisik Mega sebelum kontrak disepakati.

“Saya tidak melihat adanya masalah besar pada kondisi fisik Megawati. Lebih dari itu, saya melihat tekad yang sangat kuat dari pemain ini untuk kembali ke V-League,” tegas Kang Sung-hyung.

Megawati pun menyambut kesempatan itu dengan penuh antusias.

“Saya sangat berterima kasih kepada Hyundai Hillstate karena telah memilih saya,” ungkapnya.

Kehadiran Mega ternyata langsung berdampak besar. Popularitas digital Hyundai Hillstate disebut melonjak hampir 10 kali lipat setelah pengumuman perekrutannya.

Kini, Liga Voli Korea musim 2026/2027 dipastikan bakal semakin panas. Dua sahabat yang dulu saling melindungi di Red Sparks, kini harus berdiri berseberangan dan saling menjatuhkan demi kemenangan. (udn)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
05:01
05:14
03:43
03:22
03:33

Viral