news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kontingen Special Olympics Indonesia (Soina) Jawa Barat menghadapi persoalan pendanaan menjelang tampil di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Sumber :
  • Istimewa

Anggaran Pesonas 2026 Dipangkas, Kontingen Soina Jawa Barat Terpaksa Cari Dana Sendiri ke Kupang

Dukungan anggaran pemerintah provinsi untuk Kontingen Soina Jawa Barat disebut hanya mencakup tiket pesawat pulang-pergi, sementara kebutuhan penting atlet lainnya harus dicari melalui pembiayaan mandiri.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:26 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kontingen Special Olympics Indonesia (Soina) Jawa Barat menghadapi persoalan pendanaan menjelang tampil di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Dukungan anggaran pemerintah provinsi disebut hanya mencakup tiket pesawat pulang-pergi, sementara kebutuhan penting atlet lainnya harus dicari melalui pembiayaan mandiri.

Ketua Soina Jawa Barat Abdul Karim mengatakan keterbatasan tersebut membuat persiapan kontingen menjadi lebih berat. 

Padahal, sebanyak puluhan atlet dan pelatih harus berangkat dengan membawa perlengkapan serta kebutuhan selama mengikuti ajang nasional tersebut.

“Provinsi itu hanya mampu memberikan tiket. Itu tiket keberangkatan dan kepulangan. Kalau olahraga, ada beberapa hal lain yang dibutuhkan, seperti peralatan bertanding dan pakaian bertanding,” ujar Abdul Karim.

Awalnya, anggaran tiket disiapkan untuk keberangkatan 45 orang. Namun, Soina Jawa Barat berupaya memperluas jumlah peserta dengan mengandalkan bantuan mandiri, termasuk dukungan dari orang tua atlet, sehingga jumlah atlet yang diberangkatkan mencapai 57 orang.

Jika digabung dengan pelatih dan rombongan lainnya, jumlah kontingen diperkirakan mencapai sekitar 93 orang. Tim sepak bola juga tetap diberangkatkan, tetapi menggunakan skema pembiayaan mandiri.

Beban kontingen semakin besar setelah harga tiket menuju Kupang ternyata melampaui perkiraan awal. Abdul Karim menyebut tiket pulang-pergi yang semula diprediksi sekitar Rp5 juta per orang kini mendekati Rp7 juta.

Kondisi tersebut membuat sejumlah kebutuhan atlet seperti pakaian pertandingan, perlengkapan olahraga, uang saku hingga suplemen belum sepenuhnya terpenuhi. 

Bahkan, sebagian atlet terpaksa menggunakan perlengkapan yang biasa dipakai saat latihan untuk menghadapi kompetisi.

Abdul Karim memperkirakan kebutuhan ideal seorang atlet bisa mencapai Rp30 juta. Angka tersebut mencakup pelatda, perlengkapan, pakaian, uang saku hingga biaya perjalanan.

Meski menghadapi keterbatasan, Soina Jawa Barat tetap bertekad mengirim atlet ke Pesonas 2026 yang berlangsung pada 14-18 Oktober. Abdul Karim meminta para atlet tidak kehilangan motivasi karena mereka membawa nama Jawa Barat dalam ajang tingkat nasional.

“Harapan kita, mudah-mudahan para atlet ini tetap semangat. Kita membela Jawa Barat, dan seluruh masyarakat Jawa Barat berharap tim ini tidak hanya berangkat, tetapi juga membawa hasil yang maksimal,” katanya.

Abdul Karim menilai kondisi tahun ini berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Ia berharap keterbatasan anggaran tidak membuat fasilitas bagi atlet berkebutuhan khusus terabaikan, mengingat mereka telah menjalani persiapan untuk tampil dan memberikan prestasi bagi daerah.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral