- Istimewa
Boccia Indonesia Bidik Emas Asian Para Games 2026, Andalkan Kekuatan Nomor Tim
"Target emas kami di nomor tim, karena di tim kami memang kuat. Apalagi posisinya di Nagoya ini sistem pertandinannya masih sistem lama. Kalau seandainya sistemnya pakai sistem baru sudah yakinlah kami ambil," tutur Islah.
Di luar nomor tim, peluang Indonesia juga terbuka melalui pertandingan individu BC1 putra dan putri. Islah menyebut Muhamad Afrizal Syafa dan Handayani sebagai dua atlet yang berpotensi menyumbangkan hasil terbaik bagi Merah Putih.
Sementara itu, persaingan di kategori BC2 diperkirakan lebih menantang. Pada sektor putra, Indonesia perlu mewaspadai dua atlet Thailand, sedangkan wakil Hong Kong menjadi salah satu pesaing yang patut diperhitungkan di sektor putri berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya.
"BC1 juga masih peluang. Putra-putri BC 1 peluang banget, Afrizal sama Handayani. Kalau BC2 putra masih ada duo Thailand yang agak berat, dan BC 2 putri ada wakil Hongkong yang kemarin waktu terakhir try out kami kalah," lanjut dia.
Meski mengusung target medali, tim pelatih berupaya menjaga agar para atlet tetap fokus pada penampilan masing-masing. Islah menjelaskan bahwa hasil Asian Para Games 2026 tidak berpengaruh terhadap perebutan satu tempat di Paralimpiade Los Angeles 2028. Karena itu, ia meminta anak asuhnya bertanding dengan maksimal tanpa terbebani tekanan berlebihan.
"Kami tidak ada beban, dan kami juga targetkan pada anak-anak yang penting kamu latihan, main bagus karena demi bangsa dan negara," tegasnya.
Optimisme serupa disampaikan Handayani. Atlet asal Banten tersebut menyatakan siap menghadapi pertandingan dan berusaha menembus podium tertinggi di kategori BC1 putri. Ia juga telah memiliki gambaran mengenai kekuatan sejumlah lawan yang akan dihadapinya.
Bagi Handayani, kemampuan menjaga konsentrasi selama pertandingan menjadi salah satu penentu keberhasilan. Ia menilai pengendalian diri, ketenangan, serta penerapan strategi yang sesuai akan berperan penting dalam menghadapi persaingan di tingkat Asia.
"Targetnya podium terbaik. Semoga emas, pokoknya podium dulu. Tantangan ada di diri sendiri. Harus bisa manajemen diri sendiri, yang penting ketenangan, fokus, dan strategi harus pas. Untuk lawan terberat sementara ini mungkin baru Singapura," ujar Handayani.