news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ribut-ribut Netizen Indonesia vs Malaysia Soal Emas Olimpiade, Singgung Noordin M Top.
Sumber :
  • Olimpiade

Ribut-ribut Netizen Indonesia vs Malaysia Soal Emas Olimpiade, Singgung Noordin M Top

Tim Indonesia menutup Olimpiade dengan catatan dua medali emas dan satu medali perunggu. 
Kamis, 15 Agustus 2024 - 12:09 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Adu argumen netizen Indonesia dan Malaysia terjadi di sosial media setelah selesainya Olimpiade Paris 2024. 

Tim Indonesia menutup Olimpiade dengan catatan dua medali emas dan satu medali perunggu. 

Dua medali emas diraih oleh Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah dan Gregoria Mariska Tunjung meraih medali perunggu. 

Hasil ini pun menambah pundi-pundi medali emas Indonesia yang sudah mencapai 10 medali sejak keikutsertaannya di Olimpiade. 

Total 40 medali pun sudah dimiliki oleh Indonesia sejak Olimpiade 1952 dengan rincian 10 medali emas, 14 medali perak dan 16 medali perunggu.

Di negara tetangga Malaysia, belum ada atlet yang bisa menyumbangkan medali emas. 

Dari keikutsertaannya sejak 1956, Malaysia hanya memiliki 15 medali dari delapan medali perak dan tujuh medali perunggu. 

Ribut-ribut netizen antarnegara itu pun berawal dari Malaysia yang menyoroti prestasi atletnya yang belum pernah meraih medali emas. 

Sampai akhirnya seorang netizen di X mengunggah foto berada di Bandara Schiphol, Belanda dimana penumpang berpaspor Malaysia bisa masuk melalui autogate. 

"Tidak ada medali emas di Olimpiade edisi terbaru, tapi setidaknya orang Malaysia bisa menggunakan autogate di Schiphol," tulis Faizal Hamssin, dikutip Kamis (15/8/2024).

Netizen lainnya pun merespons unggahan tersebut dimana Indonesia tak bisa merasakan hal yang sama dengan privilege yang dimiliki oleh Malaysia tersebut. 

"Negara dengan rakyat terpaling dua medali emas tak akan pernah bisa," tulis netizen lainnya. 

Netizen Indonesia pun membalas dengan unggahan informasi Noordin M Top dari Wikipedia. 

Menurut netizen tersebut, paspor Indonesia seharusnya bisa lebih kuat jika tak ada aksi terorisme tersebut. 

"Paspor kita akan sangat mungkin lebih kuat jika salah satu warga kalian tidak memainkan peran pennting pada generasi Indonesia untuk menjadi teroris dimana berdampak pada banyak dunia, pikir dua kali sebelum menarik kami," tulis netizen tersebut. 

Meski merambah ke hal serius, namun tak sedikit netizen yang akhirnya membuat ribut-ribut tersebut menjadi hiburan. 

Sebut saja ketika Timnas Indonesia menjadi satu-satunya tim asal ASEAN yang lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. (hfp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral