- KOVO
Dengar KOVO Tak Ubah Regulasi Pemain Asing, Klub Prancis Gercep Kirim Perwakilan ke Korea, Demi Bajak Megawati Hangestri?
tvOnenews.com - Gara-gara KOVO tidak ubah regulasi terhadap pemain asing Asia, Megawati Hangestri disebut bakal merapat ke klub Eropa.
Hal ini terjadi setelah perwakilan salah satu klub voli putri Prancis kedapatan sedang memantau aksi Megawati Hangestri bersama Red Sparks, Januari silam.
Seperti diketahui, Megawati Hangestri dikatakan tidak dapat memperpanjang masa baktinya di Red Sparks apabila ingin bertahan di musim depan.
Padahal, kontribusi Megawati Hangestri dalam dua musim terakhir cukup berdampak positif bukan hanya untuk Red Sparks, tapi juga olahraga voli Korea.
Olahraga voli Korea semakin dikenal setelah Red Sparks mendapat undangan dari Kemenpora untuk mengadakan fun game dengan atlet nasional, April 2024 lalu.
Sementara itu, dari segi prestasi, Megawati Hangestri menjadi atlet voli putri Asia pertama yang sanggup menorehkan 1000 poin di V-League.
Bahkan di musim lalu, Megawati Hangestri untuk kali pertama bawa Red Sparks lolos ke play-off musim semi setelah absen dalam tujuh tahun terakhir.
Maka tidak heran, saat itu Red Sparks sangat kekeuh ingin memperpanjang kontrak Megawati Hangestri di tengah isu ketertarikan klub lain.
Pelatih Ko Hee-jin juga tak menampik kalau di akhir musim lalu dia merasa khawatir jika Megawati Hangestri bakal pindah ke klub lainnya.
“Sejujurnya, dulu saya khawatir Mega akan pergi ke liga lain. Inilah sebabnya saya tidak punya pilihan selain memperpanjang kontrak dengan Mega,” kata Ko Hee-jin dikutip dari SBS News1.
Kini, Megawati Hangestri tampil menggila setelah melanjutkan petualangan kariernya bersama Red Sparks di kompetisi V-League 2024/2025.
Megawati Hangestri menjadi salah satu pemain yang berkontribusi dalam keberhasilan Red Sparks raih 13 kemenangan berturut-turut di V-League.
Hal inilah yang membuat Red Sparks berpotensi bakal mengulangi pencapaian tahun lalu yang mampu lolos ke play-off musim semi.
Pencapaian individu Megawati Hangestri juga tak kalah mentereng. Sejauh ini, ia menempati urutan ketiga di jajaran top skor V-League 2024/2025 dengan 614 poin.
Namun sayang, peluang Megawati Hangestri untuk kembali bertahan di Red Sparks musim depan terbilang meragukan. Padahal, ia telah menjadi idola baru di sana.
Megawati Hangestri disebut terhalang regulasi KOVO yang tidak mengizinkan pemain asing bermain di klub yang sama dalam tiga tahun berturut-turut.
Kabar itu kemudian sampai ke Eropa. Bahkan, klub asal Prancis langsung mengirim perwakilan ke Korea untuk bernegosiasi dengan Megawati Hangestri.
Melansir dari akun Instagram @kei.network, pelatih klub Prancis yakni Allesandro Orifice datang langsung ke Korea untuk memantau permainan Megawati Hangestri bersama Red Sparks.
“Pelatih klub voli elit Liga Prancis, Levallois Paris Saint-Cloud, Allesandro Orifice, rela terbang langsung ke Korea untuk menyaksikan aksi sang Megatron,” tulis @kei.network.
“Orifice bahkan secara terbuka memuji Megawati dan menyebut dirinya penggemar permainan Megatron di lapangan,” tambahnya.
- KOVO
Tidak tanggung-tanggung, klub Prancis Levallois Paris Saint-Cloud juga berniat membawa Megawati Hangestri ke Eropa musim depan.
“Lebih mengejutkan lagi, ia mengungkapkan niatnya untuk membawa Megawati ke Liga Voli Prancis jika kontraknya dengan Red Sparks yang berakhir pada April mendatang, tidak diperpanjang,” tegasnya.
Belum diketahui validitas dari ketertarikan klub Prancis terhadap Megawati Hangestri apabila kontraknya tidak diperpanjang Red Sparks musim depan.
Tapi apabila kabar tersebut benar adanya, maka menjadi keuntungan bagi Megawati Hangestri jika pindah ke kontestan Champions League Volleyball Eropa musim depan.
(han)