Pemain kuota Asia baru milik Red Sparks, Zhong Hui, ternyata nernasib beda dengan Megawati Hangestri saat baru pertama kali memulai karier di Liga Voli Korea.
Ketiga kabar dari jagat voli di bawah ini sukses bertengger di daftar berita terpopuler yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com. Berikut rangkuman beritanya.
Setelah terpuruk di dasar klasemen V-League musim lalu usai ditinggal Megawati Hangestri, Daejeon JungKwanJang Red Sparks mulai menyiapkan kekuatan baru. (28/5)
Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Kepindahan eks hitter andalan Red Sparks yakni Pyo Seung-ju ke Pink Spiders menjadi salah satu kejutan terbesar pada bursa transfer V League muism 2026/2027.
Megawati Hangestri diprediksi bakal menghadapi tantangan berat di musim baru Liga Voli Korea usai Pink Spiders merekrut pevoli Kuba memiliki aura mirip Silva.
Setelah ditinggal Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate, Jung Kwang Jang Red Sparks mulai membangun kekuatan baru untuk bangkit di V-League musim 2026/2027.
Tim yang berasal dari Kota Daejeon, Korea Selatan, Red Sparks, resmi melengkapi komposisi pemain asing mereka untuk menghadapi V League 2026/2027 mendatang.
Megawati Hangestri diprediksi bakal tampil semakin berbahaya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate, bahkan agen voli Korea yakin duet keduanya bisa mengguncang
Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat memakan korban jiwa. Sedikitnya 25 orang dilaporkan meninggal dunia akibat suhu tinggi yang melanda sejumlah wilayah.
FIA akhirnya mengumumkan keputusan resmi terkait investigasi terhadap pebalap Ferrari, Lewis Hamilton, yang diduga melakukan pelanggaran saat melintasi zona bendera kuning pada F1 Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026).
Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.