news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Selebrasi Megawati Hangestri bersama para pemain Red Sparks saat menghadapi GS Caltex..
Sumber :
  • KOVO

Coba Tiru Strategi AI Peppers, GS Caltex Malah Keok dari Red Sparks, Megawati Hangestri Diakui sebagai Pevoli Kuota Asia Terbaik...

GS Caltex mencoba menerapkan strategi AI Peppers untuk mengalahkan Red Sparks dan Megawati Hangestri di putaran kelima Liga Voli Korea musim 2024-2025, tapi..
Minggu, 23 Februari 2025 - 11:22 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Berbagai reaksi fans Voli Korea atas pertandingan Red Sparks vs GS Caltex, Megawati Hangestri jadi pahlawan kemenangan.

Red Sparks akhirnya bisa bangkit merebut kemenangan penting di putaran kelima Liga Voli Korea atau V-League 2024-2025 usai kekalahan menyakitkan terakhir dari tim papan bawah AI Peppers.

Megawati Hangestri tampil sebagai pahlawan kemenangan bagi Jung Kwan Jang Red Sparks untuk mengatasi perlawanan GS Caltex.

Anak asuh Ko Hee-jin berhasil menaklukkan GS Caltex dengan skor telak 3-0 (25-23, 25-23 dan 25-12). 

Di dalam pertandingan ini, Megawati Hangestri tampil baik dengan mencetak 16 poin, persentase tingkat keberhasilan serangan 48,3 persen.

Aksi spike Megawati Hangestri saat pertandingan Red Sparks melawan GS Caltex.
Sumber :
  • KOVO

 

Disusul oleh middle blocker Red Sparks, Jung Ho-young yang mencetak 10 poin, tingkat keberhasilan serangan cukup tinggi 61,5 persen.

Pemain muda Red Sparks, Jeon Da-bin tampil impresif dengan mencetak 9 poin, tingkat keberhasilan serangan sangat tinggi yakni 69,2 persen.

Jeon Da-bin bahkan menjadi MVP pertandingan, dan menjawab kepercayaan dari Ko Hee-jin untuk sebagai pengganti Vanja Bukilic.

Sementara tim lawan, pemain asing GS Caltex menjadi top skor seluruh pertandingan dengan mencetak 25 poin, tetapi belum bisa membantu timnya selamat dari kekalahan.

Para pemain lain GS Caltex hanya mampu mencetak poin di bawah 10.

Atas hasil ini, Red Sparks akhirnya membajak posisi dua klasemen sementara Liga Voli Korea dengan mengoleksi 58 poin.

Tim berjuluk Red Force itu menyalip posisi Hyundai Hillstate yang sebelumnya cukup nyaman bertengger di posisi kedua, kini mengoleksi 57 poin, tim juara bertahan V-League itu gagal menang melawan Pink Spiders.

Sementara itu, Pink Spiders masih kokoh bertengger sebagai pemuncak klasemen sementara V-League dengan 73 poin, tim yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung itu hanya butuh satu kemenangan untuk memastikan posisinya tak akan tergeser dari peringkat satu.

Berikut komentar fans Korea atas Megawati Hangestri dan Red Sparks

Ada fans Korea yang menyatakan bahwa pelatih GS Caltex mencoba mengalahkan Red Sparks menggunakan strategi seperti AI Peppers.

"Pelatih Lee Young Taek, GS Caltex tidak bisa menang jika tidak bisa memblokir serangan Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic. GS Caltex bisa menang jika bisa menurunkan tingkat keberhasilan serangan Mega dan Bukilic seperti yang dilakukan AI Peppers," ujar fans Korea.

AI Peppers kemarin menggunakan pemblokiran yang apik untuk meredam serangan-serangan dua senjata andalan Red Sparks.

"Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, rencananya GS Caltex adalah mengarahkan bola servis ke Bukilic dan memblokir serangan Megawati Hangestri, tetapi ketika Bukilic keluar dan anehnya Jeon Da-bin bisa bagus melakukan receive dan bertahan, maka disitulah rencananya gagal," tulis fans GS Caltex.

"Tran thi bich thuy ini pemain kuota Asia, tapi perbedaan skill antara Mega Thuy terlalu jauh," ungkap fans Korea.

Pengakuan fans Korea ini semakin membuktikan Megawati Hangestri sebagai pemain rekrutan kuota Asia terbaik musim ini.

Sebagai informasi, Tran thi bich thuy merupakan pemain kuota Asia GS Caltex yang berasal dari Vietnam.

Tetapi pada pertandingan kemarin, pemain timnas Vietnam itu sama sekali tak bisa mencetak poin untuk GS Caltex.

"Mega sangat cocok dengan Liga Korea, skillnya belum cocok untuk bermain di Liga Jepang," ungkap fans. (ind)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral