- KOVO
Ko Hee-jin Disebut Biang Kerok Red Sparks Kena Bantai Hyundai Hillstate: Pikirkan Mental Pemain dan Megawati Hangestri...
tvOnenews.com - Berbagai komentar fans Red Sparks atas kekalahan tim kesayangannya dari Hyundai Hillstate, menyebut Ko Hee-jin sebagai biang kerok.
Red Sparks kembali menelan kekalahan menyakitkan dari juara bertahan V-League, Hyundai Hillstate dalam laga lanjutan putaran keenam Liga Voli Korea 2024-2025.
Hyundai Hillstate berhasil menaklukkan Red Sparks dengan skor 3-0 (25-16, 25-16 dan 25-16), pada Minggu (9/3/2025.
Kekalahan Red Sparks ini tak terlepas dari tidak dimainkannya pemain inti Red Sparks, terutama Megawati Hangestri.
Ko Hee-jin memilih menurunkan pemain pelapis kedua, Lee Seon-woo, Jeon Da-bin dan Lee Yedam.
- KOVO
Lee Seon-woo yang kini menjadi tumpuan tim berhasil mencetak 14 poin, tingkat keberhasilan serangan cukup rendah 31,2 persen, dan kesalahan bumsil 7 kali.
Lee Ye-dam, sebagai pengganti Park Eun-jin hanya mampu mencetak 5 poin, tingkat keberhasilan serangan 100 persen.
Kemudian disusul oleh Kwak Seon-ok 4 poin, Park Hye-min 4 poin.
Jeon Da-bin yang pernah dianggap layak menggantikan Vanja Bukilic hanya mencetak 3 poin, dengan persentase serangan sangat rendah 21,43 persen.
Berdasarkan statistik, Jeon Da-bin melakukan empat kali serangan, tetapi yang sukses cuma tiga.
Di kubu tim lawan, Moma Bassoko mencetak 14 poin, Yang Hyo-jin 13 poin, Lee Da-hyeon 10 poin.
Atas hasil ini, Red Sparks disalip posisinya oleh Hyundai Hillstate di peringkat kedua klasemen V-League 2024-2025.
Red Sparks kini turun di peringkat ketiga dengan mengoleksi 60 poin, Hillstate naik ke peringkat kedua dengan 63 poin.
Di mana Red Sparks masih memiliki kesempatan untuk kembali menyalip juara bertahan V-League, dengan syarat Hyundai Hillstate harus kalah di dua pertandingan tersisa dan Red Sparks menang di dua pertandingan tersisa.
Berikut komentar fans Korea atas kekalahan Red Sparks dari Hyundai Hillstate
"Kita berada di posisi ke-3, bukan karena kita tidak bisa mengejar poin, jadi kita bisa berjuang untuk posisi ke-2. Tidakkah pelatih memikirkan moral para pemain yang telah berjuang selama satu musim?," ungkap fans Red Sparks.
"Gelar runner-up reguler berada di depan mata, Ko Hee-jin bukankah Anda berada di dalam situasi di mana Anda memiliki kekuatan yang belum pernah Anda miliki sebelumnya?" ucap fans.
"Tidakkah pelatih tahu bahwa Red Sparks akan masuk ke babak playoff untuk bertemu Hillstate? tetapi di mana lagi pelatih dapat menemukan pertandingan yang tepat untuk melihat kerja sama tim?" ujarnya.
"Bisakah pelatih memberi pertandingan uji coba kepada pemain inti, sehingga bisa menganalisis bagaimana tim lawan?" ujar fans Red Sparks.
- KOVO
Ini bukan hanya laga gengsi, tetapi untuk masing-masing pelatih dalam mengatur strategi di babak playoff, posisi runner-up cukup penting.
Terlebih lagi, Hyundai Hillstate bukan tim yang mudah, mereka punya label juara bertahan dan segudang pengalaman di partai final, tentunya memiliki pemain asing yang baik seperti Laetitia Moma Bassoko.
Menggunakan format best of three, pemenang babak playoff antara Hyundai Hillstate dan Red Sparks akan berhak langsung melaju ke babak grand final melawan Pink Spiders.
"Menurutku, memainkan pelapis terus menerus sepeti itu, juga tidak baik untuk pemain inti. Sejujurnya jika bertarung melawan pemain inti tim lawan, jelas akan kalah, karena tekanan dan beban mental akan sangat besar, namun semakin banyak dilakukan, maka semakin tidak berhasil, sehingga pemain akan merasa frustasi, dan mentalitas mereka mungkin akan semakin hancur." ujar fans.