news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri bersama para pemain Red Sparks di V-League..
Sumber :
  • KOVO

Korea sampai Kehilangan Kata-kata, Megawati Hangestri Disebut Bisa Jadi Legenda Liga Voli Korsel? Ko Hee-jin: Dia itu...

Ko Hee-jin, pelatih Red Sparks, mengatakan nama Megawati Hangestri akan tet ap dikenang dalam sejarah Liga Voli Korea. Cek selengkapnya.
Rabu, 9 April 2025 - 11:54 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kehadiran Megawati Hangestri di Liga Voli Korea (V-League) telah mengubah banyak hal, tidak hanya bagi klub yang dibelanya, Daejeon Red Sparks, tapi juga bagi seluruh penggemar dan pelaku voli di Korea Selatan.

Dalam musim yang penuh dengan perjuangan dan ketegangan, Megawati membuktikan bahwa ia bukan hanya sekedar pemain biasa.

Di mata pelatih dan rekan satu timnya, Megawati kini dianggap sebagai sosok yang tak akan terlupakan dalam sejarah V-League.

Pada 8 April 2025, meskipun Daejeon Red Sparks harus mengakui keunggulan Incheon Pink Spiders dalam laga kelima final Liga Voli Putri Korea 2024/2025 dengan skor 2-3, Megawati tetap mendapat sorotan luar biasa atas penampilannya yang brilian.

Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

 

Red Sparks harus puas menjadi runner-up setelah perjuangan sengit yang diwarnai dengan skor akhir pertandingan yang sangat ketat: 24-26, 24-26, 26-24, 25-23, 13-15. 

Namun, meski gagal menjadi juara, Megawati tetap mencuri perhatian dunia voli dengan penampilannya yang luar biasa.

Ko Hee-jin, pelatih Red Sparks, mengatakan bahwa meskipun timnya tidak keluar sebagai pemenang, nama Megawati Hangestri akan tetap dikenang dalam sejarah Liga Voli Korea.

"Lutut kanan Mega tidak dalam kondisi baik. Bukankah dia bermain terlalu banyak dalam waktu yang singkat? Tetap saja, ia menunjukkan serangan hebat di set kelima. Ia (Megawati Hangestri) adalah pemain yang benar-benar hebat. Saya pikir ia akan dikenang dalam sejarah V-League," ungkap pelatih Ko dikutip dari Xportsnews.

Sosok Megawati memang layak disebut sebagai simbol semangat juang yang tak kenal lelah.

Meskipun tampil dengan cedera ringan pada bagian lututnya, pemain asal Jember, Jawa Timur, ini tetap memberikan kontribusi besar untuk timnya.

Megawati Hangestri membawa Red Sparks berpotensi juara Liga Voli Korea 2024/2025.
Sumber :
  • KOVO

 

Dalam final keempat yang sangat menegangkan, Megawati mencetak 38 poin, sebuah angka yang mengesankan mengingat tekanan besar yang dihadapinya di setiap set.

Tidak hanya itu, dalam final ketiga, ia bahkan mencetak 40 poin dan menjadi pahlawan utama bagi Red Sparks yang berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk akhirnya meraih kemenangan dramatis 3-2.

Namun, yang membuat Megawati benar-benar layak dikenang adalah konsistensinya yang luar biasa.

Dalam empat laga final yang telah dimainkan, ia berhasil mencatatkan total 116 poin.

Angka ini menunjukkan ketangguhan mental dan kemampuannya untuk tampil di level tertinggi, bahkan ketika timnya berada di bawah tekanan. 

Bahkan, dalam pertemuan terakhir melawan Pink Spiders, Megawati sukses memimpin timnya dengan permainan gemilang yang membuat skor final menjadi imbang 2-2.

Bukan hanya pelatih yang memberikan pujian, rekan setim Megawati, Yeum Hye-seon, juga menunjukkan penghargaan yang tinggi terhadap pemain asal Indonesia ini.

Dalam laga final yang ketat itu, Yeum Hye-seon, yang berperan sebagai setter, memuji kontribusi Megawati dalam setiap serangan.

Yeum Hye-seon yang berhasil mencatatkan 7 poin sebagai setter pun mengakui bahwa Megawati adalah kunci serangan utama Red Sparks, yang mampu mengubah jalannya pertandingan dengan kehebatan serangannya.

Pujian juga datang dari berbagai kalangan di Korea, bahkan beberapa pengamat menyebut Megawati sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah bermain di V-League.

Menurut mereka, meskipun Megawati baru dua tahun berkarier di liga ini, ia sudah menunjukkan kualitas yang mampu disejajarkan dengan legenda-legenda seperti Kim Yeon-koung, salah satu idola Megawati.

Sejak pertama kali bergabung dengan Daejeon Red Sparks, Megawati telah membawa angin segar bagi tim, terutama sebagai pemain berhijab pertama yang bermain di V-League. 

Keberaniannya untuk menembus batas-batas tradisi dalam dunia olahraga dan penampilan gemilang di lapangan membuatnya menjadi sosok inspiratif, baik untuk pemain voli wanita lainnya maupun untuk para penggemar yang mendukungnya.

Sekarang, dengan segudang prestasi yang telah diraihnya, tak ada lagi keraguan bahwa Megawati Hangestri adalah salah satu nama yang akan selalu dikenang dalam sejarah voli Korea.

Meskipun gagal meraih gelar juara tahun ini, Megawati telah menunjukkan bahwa ia adalah pemain yang tidak hanya akan dikenang sebagai atlet luar biasa, tetapi juga sebagai legenda yang telah mengubah wajah olahraga voli di Korea Selatan.

'Datang sebagai pemula dan pulang sebagai legenda,' adalah frasa yang sangat pas untuk menggambarkan perjalanan Megawati di V-League. (tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral