- Kolase tvOnenews.com / Instagram @manisabbsk / tangkapan layar Youtube Red Sparks
Sudah Mulai Akrab dengan Yeum Hye-seon, Suksesor Megawati Hangestri Bicara Jujur soal Red Sparks: Sungguh Spesial
tvOnenews.com - Setelah lama dinantikan, pengganti Megawati Hangestri akhirnya buka suara. Ia menyampaikan kesan pertamanya bergabung dengan Red Sparks.
Mengisi posisi Megawati Hangestri bukan perkara mudah. Tapi kini, sang pengganti akhirnya bicara. Dalam momen pertamanya bersama Red Sparks.
Sebagaimana diketahui, Megatron memutuskan untuk tidak memperpanjang perjanjiannya dengan Red Sparks untuk musim yang akan datang, dan ia memilih untuk kembali ke Indonesia setelah dua musim bersama tim yang dikenal dengan nama Red Force tersebut.
Setelah tampil di Gresik Petrokimia pada final four 2025, Mega sempat dirumorkan akan berkarier di luar negeri, termasuk di Amerika Serikat, Jepang, dan Thailand.
Namun, semua spekulasi itu akhirnya dibantah ketika salah satu klub divisi dua Liga Turki, Manisa BBSK, mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Megawati Hangestri.
Dijadikan sebagai pemain asing utama untuk musim 2025/2026, Megawati langsung memperlihatkan kemampuannya. Dengan tinggi badan 185 cm serta daya spike yang sangat kuat, ia menjadi andalan utama dalam strategi serangan Manisa BBSK.
Penampilannya tidak hanya membuat para penggemar voli di Turki terkesan, tetapi juga semakin mengokohkan posisinya sebagai salah satu pemain asal Asia Tenggara yang paling menonjol di jagat internasional.
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram Manisa BBSK/ KOVO
Ada alasan kuat di baliknya, sebelum mencoba peruntungan di Turki, Mega memiliki catatan luar biasa dan reputasi yang cemerlang selama dua musim berseragam Red Sparks.
Tidak hanya meningkatkan performa tim yang dikenal dengan julukan Red Force itu dari tim medioker menjadi penantang juara V-League 2024/2025.
Megatron juga telah diakui sebagai salah satu pemain Asia terbaik dengan meraih dua gelar MVP di musim kedua, serta bersinar sebagai bintang Red Sparks di final.
Dengan serangan-serangan mematikan dari Mega, pertandingan antara Red Sparks melawan Pink Spiders harus ditentukan melalui game ke-5.
Hal ini membuat Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung, merasa tertekan karena hampir gagal dalam memberikan gelar juara terakhir untuk Pink Spiders di akhir karirnya.
Tidak membutuhkan waktu lama bagi Megawati untuk menyesuaikan diri dengan suasana kompetitif di Liga Voli Turki, yang terkenal sebagai salah satu liga voli wanita paling kuat di dunia. Usahanya, disiplin, dan cara bermainnya yang agresif membuat pelatih Manisa BBSK memberikan kepercayaan besar dalam banyak rotasi serangan padanya sebagai pemain utama.
Walaupun pada dua pertandingan pertama Mega hanya bermain satu set, di pertandingan terakhir ini Mega tampil luar biasa dengan bermain penuh tiga set dan membawa kemenangan untuk Manisa BBSK dengan mengalahkan Yatirim Karsiyaka 3-0 (25-22, 25-21, 25-16).
Kemenangan ini juga menorehkan rekor sempurna bagi tim yang bermarkas di kota Manisa tersebut dengan tiga pertandingan tanpa kalah.
Dengan demikian, Megawati Hangestri Pertiwi meraih trofi pertamanya bersama Manisa BBSK dalam kompetisi voli pramusim yang diberi nama Ferdi Zeyrek 2025 yang berlangsung di Turki.
Pengganti Megawati Hangestri Bicara soal Red Sparks
Di samping itu, Red Sparks saat ini tengah fokus pada persiapan menyambut musim baru Liga Voli Korea, berupaya untuk melanjutkan perjuangan setelah ditinggalkan oleh bintang-bintang seperti Vanja Bukilic, Megawati Hangestri, dan Pyo Seung-ju.
Ko Hee-jin sekarang sedang membentuk tim baru dengan menggabungkan atlet muda dan pemain asing yang baru saja direkrut.
Di antaranya adalah Wipawee Srithong, seorang Outside Hitter dari Thailand yang terpilih dalam draft pemain Asia untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Megawati Hangestri.
Wipawee Srithong bukan nama baru, dia sudah bermain dua musim untuk tim papan atas Suwon Hyundai Hillstate, dia sangat baik dalam menyerang dan juga blocking.
Selain itu, ada juga Elisa Zanette, atlet asal Italia yang direkrut oleh Red Sparks untuk mengisi posisi kuota asing ditinggalkan oleh Vanja Bukilic.
Elisa Zanette akan mengambil alih peran yang selama ini didominasi oleh Megawati Hangestri, yaitu sebagai Opposite Spiker.
Terlihat bahwa para pemain Red Sparks telah mulai membangun kebersamaan, dan mereka baru saja melakukan sesi pemotretan.
- Tangkapan layar Youtube Red Sparks
Elisa Zanette mengungkapkan kesan pertamanya saat melakukan sesi pemotretan untuk tim Red Sparks.
"Saya merasa sangat baik dan antusias karena sangat banyak orang untuk menyiapkan hal ini, dan organisasi (klub) sangat menakjubkan untuk mengatur segalanya dari make up, dan foto-foto yang berbeda," tuturnya dilansir dari kanal Youtube Red Sparks.
Pevoli asal Italia itu juga mengaku wajahnya dirias untuk sesi pemotretan.
"Iya mereka melakukan make-up untukku, aku sangat menyukainya karena sangat bersih, dibuat simpel, aku sungguh menyukainya," pungkasnya. (ind)