- NOC Indonesia/Naif Al'As
Atlet Balap Sepeda Bernard Van Aert Raih Medali Emas di Track Asia Cup I 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar membanggakan datang dari atlet balap sepeda, Bernard Benyamin Van Aert yang meraih medali emas di ajang Track Asia Cup I 2026.
Bernard Van Aert menjadi salah satu atlet yang turun di kejuaraan Piala Asia Trek atau Track Asia Cup I 2026 yang berlangsung di Chennai, Tamil Nadu, India, pada Kamis (29/1/2026) hingga Sabtu (31/1/2026) pekan ini.
Hasilnya, atlet balap sepeda Indonesia tersebut berhasil meraih medali emas di nomor point race elite putra. Bahkan Bernard bisa dibilang meraih kemenangan tersebut dengan dramatis.
Pasalnya atlet berusia 28 tahun itu menang tipis atas dua atlet India yang menjadi wakil tuan rumah yakni Dinesh Kumar dan Nirai Kumar.
Tercatat Dinesh dan Nirai masing-masing meraih medali perak dan perunggu, usai keduanya mengumpulkan 47 poin dan 45 poin dalam lomba sejauh 30 kilometer yang digelar Kamis (29/1/2026) kemarin.
Torehan ini juga menjadi penebusan bagi Bernard Van Aert , karena sebelumnya ia gagal meraih medali emas di SEA Games 2025 di Thailand pada Desember lalu. Saat itu ia harus puas meraih medali perak di nomor yang sama.
Selain itu, medali emas juga menjadi modal penting bagi Bernard Van Aert. Sebab dirinya juga akan mewakili Indonesia di Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang akhir tahun nanti.
Di sisi lain, Indonesia juga berhasil meraih medali emas yang ditorehkan oleh Awang Prana Pradipta yang tampil dominan pada scratch elite putra setelah finis terdepan dengan catatan 14 menit 12,466 detik dalam lomba sejauh 10 kilometer.
Lalu wakil Merah Putih lainnya yakni Julian Abi Manyu membawa pulang medali perunggu, usai kalah unggul dari atlet tuan rumah Sahil Kumar.
Indonesia sendiri tercatat menurunkan tujuh pembalap pada ajang ini. Yakni terdiri dari lima atlet putra dan dua putri.
Mereka adalah Bernard, Awang, Julian, Dika Alif Dhentaka dan Yosandy D. Oetomo pada nomor putra. Lalu di sektor putri, Indonesia mengandalkan Hadenova Majid dan Andini Putri Anatasya yang turun pada kategori elite women.