- Instagram/jpevolley
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro
Dalam video yang beredar, Megawati—yang akrab disapa Megatron—terlihat tersipu saat dipuji sekaligus disebut sebagai “pemain asing” oleh manajernya sendiri.
Karier Gemilang di Korea Selatan
- Red Sparks
Julukan tersebut bukan tanpa dasar. Megawati memang memiliki rekam jejak internasional yang mentereng, terutama selama dua musim berkarier di Korea Selatan bersama Red Sparks.
Ia tampil impresif hingga membawa timnya menjadi runner-up Liga Voli Korea setelah melalui pertarungan lima gim melawan Pink Spiders, klub yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Di bawah asuhan pelatih Ko Hee-jin serta dukungan setter senior Yeum Hye-seon, Red Sparks mampu menyingkirkan juara bertahan di babak playoff dan melaju ke final. Bahkan, Megawati memimpin tim mencatatkan 13 kemenangan beruntun, mempertegas statusnya sebagai pemain kunci dalam dua musim terakhir.
Secara individu, pencapaiannya juga mengesankan. Ia meraih dua gelar MVP pada putaran ketiga dan keempat, bersaing ketat dengan Kim Yeon-koung. Pengamat voli Korea, Cha Sang-hyun, pun menjulukinya “Mega Power” karena dampak besarnya di kompetisi Negeri Ginseng.
Sempat Lanjutkan Karier ke Turki
Tak berhenti di Korea Selatan, Megawati juga melanjutkan kiprahnya ke Liga Turki (Kadinlar 1 Ligi) bersama Manisa BBSK. Meski belum sempat menjalani debut resmi di liga, ia sudah menunjukkan performa menjanjikan dalam turnamen pramusim dan sukses mempersembahkan trofi Ferdi Zeyrek 2025.
Dengan pengalaman internasional tersebut, tidak mengherankan jika sejak awal manajemen JPE “menganggapnya” sebagai pemain asing. Kini, bersama dua legiun impor lainnya, Megawati tampil semakin tajam dan membawa Jakarta Pertamina Enduro menjadi salah satu kandidat kuat juara Proliga 2026. (ind)