news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manny Pacquiao memastikan rencana duel ulang melawan rival lamanya, Floyd Mayweather Jr., pada 19 September 2026 di Sphere, bukan sekadar pertarungan hiburan..
Sumber :
  • Reuters

Rematch Bulan September, Manny Pacquaio Tolak Tantangan Floyd Mayweather Main di Pertandingan Eksebisi

Manny Pacquiao, memastikan rencana duel ulang melawan rival lamanya, Floyd Mayweather Jr., pada 19 September 2026 di Sphere, bukan sekadar pertarungan hiburan.
Jumat, 27 Februari 2026 - 22:06 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda tinju asal Filipina, Manny Pacquiao, memastikan rencana duel ulang melawan rival lamanya, Floyd Mayweather Jr., pada 19 September 2026 di Sphere, bukan sekadar pertarungan hiburan.

Pacquiao menegaskan laga tersebut akan menjadi pertarungan resmi, bukan ekshibisi seperti yang sebelumnya sempat diwacanakan.

Rematch tinju dunia Floyd Mayweather Jr vs Manny Pacquiao
Sumber :
  • Netflix.com

“Sebelumnya dia (Floyd Mayweather) ingin mengadakan pertandingan ekshibisi denganku, tapi aku tidak setuju. Aku tidak menginginkan ekshibisi. Aku menginginkan pertarungan sungguhan seperti ini. Jadi, inilah dia. Inilah yang selama ini aku tunggu-tunggu,” ujar Pacquiao seperti dikutip dari The Ring.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan ambisi Pacquiao untuk kembali bersaing secara kompetitif, bukan hanya tampil dalam laga pertunjukan. 

Mayweather sendiri sudah lama tidak menjalani duel profesional sejak pensiun pada 2017 dan lebih sering tampil dalam laga ekshibisi.

Sebelum menghadapi Mayweather, Pacquiao dijadwalkan menjalani satu laga pemanasan dalam format ekshibisi yang pengumumannya akan dilakukan dalam waktu dekat.

Petinju yang pernah meraih gelar juara dunia di delapan divisi berbeda itu sempat gantung sarung tinju selama empat tahun sebelum kembali naik ring pada Juli 2025. 

Saat itu, ia bermain imbang melawan juara kelas welter World Boxing Council (WBC), Mario Barrios.

Sepanjang karier profesionalnya, Pacquiao membukukan 62 kemenangan (39 KO), delapan kekalahan, dan dua hasil imbang. 

Di sisi lain, Mayweather tetap dikenal dengan rekor sempurna 50 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 27 KO, menjadikannya salah satu petinju tersukses sepanjang masa.

Pertemuan pertama keduanya pada 2015 dikenang sebagai salah satu laga terbesar dalam sejarah tinju dan dijuluki sebagai “Pertarungan Abad Ini”. 
Duel tersebut meraup pendapatan hampir 600 juta dolar AS, meski secara teknis dianggap kurang memenuhi ekspektasi sebagian penggemar.

Usai pertarungan itu, Pacquiao mengungkapkan dirinya bertarung dalam kondisi cedera bahu. 

Pengakuan tersebut memicu polemik hingga gugatan hukum dari sejumlah penggemar yang merasa tidak mendapat informasi memadai sebelum laga berlangsung.

Belajar dari pengalaman tersebut, Pacquiao berharap duel ulang nanti berlangsung dalam kondisi ideal bagi kedua petinju.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral