news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Contoh FFI dengan PSSI, Anindya Bakrie Sebut PB Akuatik Indonesia akan Kaji Asosiasi Polo Air

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyebut pihaknya tengah mengkaji asosiasi polo air. Hal itu ia sampaikan setelah acara Rakernas 2026.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:30 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyebut pihaknya tengah mengkaji asosiasi polo air. Hal itu ia sampaikan setelah acara rapat kerja nasional (Rakernas) 2026.

‎Rakernas Akuatik Indonesia 2026 ini berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat. Rapat ini dihadiri sebanyak 30 pengurus provinsi.

‎Acara ini sejatinya telah digelar sejak pagi hari, tepatnya pukul 8.30 WIB dan rampung sekitar 17.00 WIB. Di hadapan awak media, Anindya Bakrie pun memaparkan sejumlah hasil dari pembahasan Rakernas tersebut.

Rakernas Akuatik Indonesia 2026
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Anindya menjelaskan bahwa salah satu poin utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan untuk membuat asosiasi polo air. Namun, hal ini baru berbentuk kajian sebelum akhirnya diputuskan.

‎Ini artinya polo air bakal menjadi asosiasi tersendiri namun tetap di bawah naungan Akuatik Indonesia. Ini seperti yang terjadi antara Federasi Futsal Indonesia (FFI) dengan PSSI.

‎"Di dalam Akuatik Indonesia ini kan bukan saja renang, ada juga polo air, ada juga renang indah, ada loncat indah dan open water swimming," ujar Anindya, Sabtu (28/2/2026).

‎"Nah, salah satu usulannya adalah untuk dikaji bagaimana polo air bisa menjadi asosiasi, tetapi tetap di bawah federasi kita, Akuatik Indonesia," tambahnya.

‎Lebih lanjut, Anindya membeberkan alasan di balik keputusan atau usulan untuk membuat polo air memiliki asosiasi tersendiri. Menurutnya, cabang olahraga ini bagaikan sepak bolanya air.

‎Ia menilai bahwa polo air perlu mendapatkan perhatian dan penanganan khusus mengingat ini termasuk dalam olahraga beregu yang harus memperhatikan banyak aspek penting.

‎"Kenapa? Karena ini olahraga beregu, sudah bisa dibilang sepak bolanya air. Jadi dibutuhkan perhatian khusus daripada model untuk memastikan keberlanjutannya berjalan, termasuk dari sisi pembiayaan, pelatihan, dan lain-lain," kata Anindya.

‎"Dan juga kita punya prestasi juga tidak jelek, bagus malah. Kita pernah menjuarai emas di Filipina, terakhir berturut-turut kita perak. Nah, ini tentu menjadi suatu kajian yang serius," lanjutnya.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral