news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri saat masih berseragam Red Sparks..
Sumber :
  • Red Sparks

Diminati Banyak Klub di Korea, Megawati Hangestri Justru Gagal Comeback ke V-League

Megawati Hangestri kini dipastikan belum akan kembali bermain di Liga Voli Korea (V-League) musim depan. Meski sempat diminati sejumlah klub selain Red Sparks.
Selasa, 17 Maret 2026 - 00:02 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar kurang menyenangkan datang bagi penggemar voli Indonesia maupun Korea Selatan. Megawati Hangestri dikabarkan tidak akan kembali berkarier di V-League untuk musim depan.

Sebelumnya, tim Red Sparks sempat meraih kesuksesan besar ketika diperkuat oleh Megawati Hangestri bersama Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju. Pada musim V-League 2024/2025, mereka bahkan mampu menembus babak final melawan Pink Spiders.

Namun, performa tim asuhan Ko Hee-jin musim ini menurun drastis. Red Sparks harus terpuruk di dasar klasemen setelah hanya mencatatkan 8 kemenangan dan 26 kekalahan dari total 34 pertandingan, dengan koleksi 26 poin.

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin dan Park Yeo-reum.
Sumber :
  • KOVO

Padahal selama dua musim diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks selalu berhasil lolos ke babak playoff, sesuatu yang terakhir kali mereka raih tujuh tahun sebelumnya.

Perubahan regulasi pemain asing oleh KOVO sempat membuka peluang bagi Megawati untuk kembali bermain di V-League musim depan.

Bahkan, pemain yang dijuluki Megatron itu disebut diminati banyak klub papan atas Korea Selatan, tidak hanya Red Sparks.

Namun, laporan terbaru dari media Korea menyebut bahwa rencana kembalinya Megawati ke V-League tidak akan terwujud seperti yang diharapkan para penggemar voli Korea, khususnya pendukung Red Sparks.

Dalam laporan SBS News, disebutkan bahwa kembalinya “penyerang super” Megawati Pertiwi ke panggung Korea pada musim 2026–2027, saat sistem agen bebas kuota Asia diperkenalkan di liga voli profesional Korea, kemungkinan besar batal.

Menurut agen Megawati, keputusan tersebut disampaikan setelah mereka menghubungi sang pemain pada 16 Maret.

“Kami menerima pesan dari Mega bahwa akan ‘sulit untuk bermain di V-League’ musim depan,” ujar pihak agen.

Alasan utama yang melatarbelakangi keputusan tersebut adalah kondisi fisik Megawati. Saat ini, ia diketahui sedang mengalami masalah nyeri lutut ketika membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.

Cedera tersebut juga diduga memengaruhi performanya di beberapa pertandingan terakhir. Dalam salah satu laga terbaru, Megawati hanya mampu mencetak empat poin dan tidak mencapai angka dua digit.

Dengan Proliga yang dijadwalkan berakhir pada pertengahan bulan depan, sempat muncul spekulasi bahwa Mega masih berpeluang kembali ke V-League musim depan.

Bahkan Jung Kwan Jang—klub yang diperkuat Megawati selama dua musim disebut telah berupaya keras memperpanjang kontraknya.

Selain itu, beberapa klub lain dari wilayah ibu kota Korea juga tertarik merekrutnya karena kemampuan ofensifnya yang dianggap setara dengan pemain asing papan atas.

Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Giovanna Milana saat berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram/gia_day / KOVO

Pada musim 2023–2024, yang merupakan tahun pertamanya bermain untuk tim berjuluk Red Force, Megawati mencatatkan performa impresif dengan menempati peringkat ketujuh dalam daftar pencetak poin liga. Ia juga menjadi pencetak poin terbanyak di tim dengan 736 poin dan menempati peringkat keempat dalam tingkat keberhasilan serangan dengan 43,95 persen.

Performa Megawati semakin meningkat pada musim 2024–2025. Ia berhasil membawa Jung Kwan Jang melaju hingga final kejuaraan sekaligus tampil dominan di berbagai kategori ofensif.

Megatron menempati peringkat ketiga dalam perolehan poin dengan 802 poin, menjadi yang terbaik dalam efektivitas serangan dengan tingkat keberhasilan 48,06 persen, serta memimpin kategori serangan terbuka, serangan tertunda, dan serangan dari barisan belakang.

Keinginan Megawati untuk kembali bermain di Korea sebenarnya sangat besar. Ia bahkan dikabarkan telah membeli buku pelajaran bahasa Korea untuk mempersiapkan diri.

Namun, kondisi lutut yang belum sepenuhnya pulih serta nilai kontrak yang tidak banyak berubah meskipun sistem agen bebas telah diperkenalkan menjadi kendala dalam kepindahannya.

Batas gaji tahunan sebagian besar tetap tidak berubah dari sistem draft sebelumnya, yakni sekitar Rp2,03 miliar untuk tahun pertama dan Rp2,54 miliar untuk tahun kedua di divisi putra, serta sekitar Rp2,54 miliar untuk tahun pertama dan Rp2,87 miliar untuk tahun kedua di divisi putri.

Saat ini, Megawati berencana fokus menyelesaikan sisa musim liga di Indonesia sebelum menjalani perawatan untuk memulihkan kondisi lututnya.

Agen Megawati juga menegaskan bahwa langkah tersebut diambil demi kebaikan semua pihak.

“Saat musim reguler Korea mendekati akhir, banyak pihak yang penasaran dengan masa depan Mega. Karena itu kami memutuskan untuk mengklarifikasi situasi ini agar tidak menimbulkan kerugian bagi klub,” kata pihak agen.

Ia juga menambahkan bahwa ambisi Megawati untuk kembali ke panggung voli Korea belum padam.

“Tekad Mega untuk menyelesaikan perawatan lututnya dan kembali menantang panggung Korea dalam kondisi sehat tetap tidak berubah.” (ind)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:42
02:13
02:29
22:32
02:38
01:37

Viral