news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri saat Bermain untuk Red Sparks.
Sumber :
  • KOVO

Ogah Ciptakan Polemik, Agen Megawati Hangestri Ungkap Alasan Kliennya Batal Comeback ke Korea

Megawati Hangestri dipastikan gagal comeback ke Red Sparks pada kompetisi voli Korea Selatan musim mendatang, sang agen akhirnya beri klarifikasi secara terbuka
Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:29 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Agen Megawati Hangestri akhirnya mengungkapkan alasan kenapa kliennya memilih untuk tidak kembali berkarier ke Korea Selatan musim depan.

Sebelumnya, media Korea Selatan merilis artikel yang menyebut jika Megawati Hangestri tidak akan bermain di Korea Selatan pada musim mendatang. 

Usai pergi dari Red Sparks pada musim lalu, Megawati Hangestri kini kembali ke Proliga setelah mencoba peruntungan singkat di kompetisi voli Turki.

Di Proliga 2026, Megawati Hangestri memperkuat tim lamanya Jakarta Pertamina Enduro dan mampu bersaing dengan Opposite asing di jajaran top skor.

Bahkan baru-baru ini, Megawati Hangestri sukses membawa Jakarta Pertamina Enduro ke final four Proliga 2026 sekaligus berpeluang juara.

Namun, jelang berakhirnya Proliga 2026, nama Megawati Hangestri menjadi pembicaraan volimania lantaran dikaitkan dengan klub lamanya, Red Sparks.

Beragam aspek membuat spekulasi ini tersebar luas, mulai dari janji Megawati Hangestri kepada Ko Hee-jin hingga terpuruknya Red Sparks pada musim ini.

Agen Pastikan Megawati Hangestri Tidak Kembali ke Korea Selatan

Megawati Hangestri di Red Sparks
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Laporan media Korea Selatan SBS News pada Senin (16/3) lalu menyebut jika peluang klub V-League dan Red Sparks untuk datangkan Megawati Hangestri hampir pasti tertutup.

“Kembalinya Megawati Pertiwi ke panggung Korea, yang diharapkan bermain di V-League pada musim 2026-2027 ketika sistem agen bebas kuota Asia dimulai, telah gagal terwujud,” tulis headline SBS News.

SBS News kemudian mengutip wawancara dari agen Megawati Hangestri di Indonesia. Menurutnya, ada berbagai faktor yang buat Mega gagal kembali mentas di V-League.

Sang agen mengatakan kalau Megawati Hangestri ingin fokus terhadap pemulihan cedera lutut yang dia terima saat bermain di Proliga 2026.

Cedera lutut itulah yang secara tidak langsung memengaruhi performa Megawati Hangestri dalam beberapa laga terakhir bersama Jakarta Pertamina Enduro.

“Saat musim reguler Korea mendekati akhir, ada rasa ingin tahu mengenai masa depan Mega, jadi kami memutuskan untuk mengklarifikasi situasi untuk mencegah kerugian bagi klub,“ ucap agen Mega seperti yang dirilis SBS News.

“Tekad Mega untuk menyelesaikan perawatan lututnya dan kembali menantang panggung Korea dalam kondisi sehat tetap tidak berubah,” tambahnya.

Selain pernyataan dari sang agen, media Korsel itu coba berasumsi terkait faktor pendukung lainnya yang membuat Mega memilih tak kembali ke V-League.

Perubahan regulasi KOVO terkait dihapusnya try out pemain Asia justru tidak dibarengi dengan kenaikan nominal gaji sehingga bagi Mega, ini seperti penurunan nilai.

“Dilaporkan bahwa nyeri lutut dan fakta bahwa nilai pasarnya tetap tidak berubah meskipun sistem agen bebas telah dimulai menjadi hambatan bagi kepindahannya ke Korea,“ papar SBS News.

“Batas gaji tahunan sebagian besar tetap tidak berubah dari draft sebelumnya, yaitu sebesar $150.000 untuk tahun pertama dan $170.000 untuk tahun kedua untuk divisi putri,” ungkapnya.

Statistik Megawati Hangestri Selama di Korea Selatan 

Megawati Hangestri saat bela Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Antara Foto/Nova Wahyudi

Dipilih pelatih Red Sparks Ko Hee-jin lewat undian pemain Asia di V-League 2023/2024, Megawati Hangestri langsung masuk jajaran top skor liga Korea, tepatnya ranking ke-7.

Saat itu, Megawati Hangestri sukses menorehkan 736 poin dengan tingkat keberhasilan serangan tertinggi keempat di V-League yakni 43,95 persen.

Bahkan di musim keduanya, Megawati Hangestri semakin menggila. Total 802 poin dicatat sekaligus bertengger di posisi ketiga top skor Liga Korea Selatan.

Untuk prestasi kolektif, Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil menjadi finalis dalam dua turnamen yakni V-League dan KOVO Cup 2025.

Kendati demikian, pencapaian Red Sparks justru anjlok usai ditinggal Megawati. Mereka menyudahi V-League di sebagai juru kunci dengan 8 menang dan 28 kalah.

(han)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral