- KOVO
Selain Megawati Hangestri, Ini Deretan Pemain yang Diprediksi akan jadi Rebutan Banyak Tim V League untuk Musim Depan
tvOnenews.com - Perubahan sistem kuota Asia membuat klub V League kini memburu pemain yang sudah teruji kualitasnya di Liga Voli Korea.
sebagaimana kita tahu, KOVO mulai menerapkan sistem baru untuk regulasi pemain kuota Asia musim depan.
Kini, setiap pemain kuota Asia tak lagi menggunakan sistem draft dan diganti dengan sistem free agent.
- KOVO
Hal itu pun membuat banyak tim yang kini mulai mencari pemain kuota Asia yang sudah teruji di V League.
Salah satu media Korea yakni Sports DongA pun memprediksi siapa saja pemain yang akan menjadi rebutan tim-tim V League untuk musim depan.
Salah satu kandidat kuat adalah Thanacha Sooksod, penyerang Thailand yang konsisten bersama Hi-Pass.
Selama tiga musim, performanya stabil dan memberi dampak signifikan terhadap hasil tim di liga.
Puncaknya terjadi musim 2025/2026 ketika Thanacha mencetak 259 poin dan menembus peringkat ke-12 top skor.
Kontribusinya membantu Hi-Pass finis teratas musim reguler dan mendapat perhatian luas pengamat.
- Facebook/Hi Pass
Nama berikutnya adalah Haruyo Shimamura yang musim ini memperkuat AI Peppers.
Pada musim debutnya di Korea, Shimamura mencatat 351 poin dan masuk peringkat ke-10 top skor reguler.
Kecepatan langkah dan variasi serangannya membuat perannya di lini tengah sangat menonjol.
Selain dua nama tersebut, perhatian publik juga tertuju pada peluang kembalinya Megawati Hangestri.
"Variabel lain di pasar pemain Asia adalah potensi kembalinya 'Indonesian Express' Megawati Hangestri" tulis Sports DongA.
Isu ini menguat setelah agen Mega di Korea, Kim Sung-hoon, menyebut kliennya mempertimbangkan comeback.
- KOVO
Salah satu media Korea yakni Yonhap News menyebut perubahan sikap itu terjadi usai pertemuan di Indonesia.
Megawati sebelumnya menunda rencana kembali karena fokus pemulihan cedera lutut.
Kini, ia disebut berencana menjalani perawatan usai Proliga 2026 untuk membuka peluang tampil lagi.
Statistik dua musimnya di Korea menjadi daya tarik utama bagi banyak klub.
Pada musim pertama, ia mencetak 736 poin dengan efektivitas 43,95 persen.
Musim berikutnya, 802 poin dan akurasi 48,06 persen membawa Jung Kwan Jang Red Sparks melaju ke final.
(akg)