- Kolase tvOnenews.com | Tangkapan Layar/instagram@red__sparks - KOVO
Mengenal Zhong Hui, Sosok yang Buat Ko Hee-jin Berpaling dari Megawati Hangestri
tvOnenews.com - Kepastian masa depan Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea akhirnya terjawab.
Opposite andalan Indonesia itu dipastikan tidak kembali memperkuat JungKwanJang Red Sparks untuk musim 2026/2027.
Posisi yang sebelumnya diharapkan kembali diisi Megawati kini resmi menjadi milik pemain asal China, Zhong Hui.
Keputusan ini diambil langsung oleh pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, yang memilih pemain dengan kondisi fisik lebih siap.
Kondisi cedera yang masih dialami Megawati disebut menjadi alasan utama batalnya comeback ke Korea.
Bahkan sang pemain sendiri mengakui masih fokus pada proses pemulihan.
Langkah ini juga tak lepas dari pengalaman Red Sparks sebelumnya saat merekrut Wipawee Srithong.
Cedera yang dialami pemain tersebut membuatnya tak pernah tampil hingga musim berakhir, sehingga klub kini lebih berhati-hati dalam menentukan rekrutan asing.
Di sisi lain, manajemen Red Sparks mendapat tekanan besar untuk bangkit setelah terpuruk di papan bawah musim lalu.
Hal ini membuat Ko Hee-jin enggan mengambil risiko dengan pemain yang belum sepenuhnya fit.
Siapa Zhong Hui?
- Tangkapan Layar/instagram@red__sparks
Meski belum terlalu dikenal secara global, Zhong Hui ternyata memiliki rekam jejak yang cukup solid di kompetisi domestik China.
Pemain kelahiran 8 Desember 1998 ini berposisi sebagai outside hitter, peran yang menuntut kemampuan menyerang sekaligus bertahan.
Dengan tinggi badan mencapai 184 cm, ia dinilai memiliki atribut fisik ideal untuk bersaing di level tinggi.
Zhong Hui mengawali dan mengembangkan karier profesionalnya bersama Shanghai Bright Ubest, salah satu tim elite di Chinese Volleyball Super League.
Selama periode 2018 hingga 2026, ia menjadi bagian penting dari tim tersebut.
Shanghai Bright Ubest sendiri dikenal sebagai klub kuat yang konsisten bersaing di papan atas dan memiliki sejarah panjang dengan sejumlah gelar liga nasional.
Keseriusan Ko Hee-jin dalam merekrut Zhong Hui terlihat dari langkahnya yang langsung terbang ke China untuk memantau performa sang pemain.
Keputusan ini menunjukkan bahwa Zhong Hui bukan sekadar opsi alternatif, melainkan pemain yang benar-benar diproyeksikan menjadi tulang punggung baru Red Sparks.
Dengan kondisi fisik yang prima dan performa yang stabil, Zhong Hui diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Megawati, bahkan mengembalikan daya gedor tim seperti saat diperkuat Megawati dan Vanja Bukilic.
Karier Menjanjikan dan Status Juara
Menariknya, Zhong Hui datang dengan modal positif.
Klub yang ia bela sebelumnya baru saja meraih gelar di liga voli China musim terakhir, menambah nilai plus dalam perekrutannya.
Selain itu, ia juga pernah satu tim dengan Irina Voronkova, yang kini dikenal sebagai salah satu pemain asing di kompetisi voli Indonesia.
Dengan pengalaman tersebut, Zhong Hui dinilai punya mental bertanding yang cukup matang untuk tampil di liga kompetitif seperti V-League Korea.
Meski gagal kembali ke Red Sparks, peluang Megawati untuk tetap berkarier di Korea belum sepenuhnya tertutup.
Beberapa klub seperti Hyundai E&C Hillstate dan Hi-Pass Expressway dikabarkan tertarik menggunakan jasanya.
Namun hingga saat ini, fokus utama Megawati masih pada pemulihan cedera agar bisa kembali ke performa terbaiknya.
Kehadiran Zhong Hui menandai babak baru bagi Red Sparks.
Dengan kombinasi pemain baru dan strategi segar dari Ko Hee-jin, tim ini diharapkan mampu bangkit dan bersaing lebih kompetitif di musim mendatang.
Kini, publik menanti satu hal: apakah Zhong Hui mampu menggantikan peran besar Megawati di Red Sparks?
(tsy)