- Kolase tvOnenews.com | Tangkapan Layar/instagram@red__sparks - KOVO
Gara-gara Pemain Rp2,5 M, Peluang Megawati Hangestri Gabung Red Sparks Tertutup
tvOnenews.com - Di tengah kemeriahan Proliga 2026, kabar menarik datang dari Korea Selatan. Mantan klub Megawati Hangestri Pertiwi, Daejeon Red Sparks, resmi membuat keputusan penting terkait komposisi tim musim depan.
Tim yang dilatih Ko Hee-jin itu memastikan tidak akan menggunakan jasa Megawati untuk musim 2026/2027.
Sebagai gantinya, mereka merekrut pemain asal China, Zhong Hui, untuk mengisi slot kuota Asia.
Keputusan ini praktis menutup peluang reuni antara Megawati dan klub yang sempat melambungkan namanya di kompetisi V-League Korea Selatan.
Manajemen Red Sparks bergerak cepat dengan mengamankan tanda tangan Zhong Hui, seorang outside hitter berpengalaman yang dinilai sesuai kebutuhan tim.
"Kami telah menandatangani kontrak dengan Zhong Hui (29 tahun) sebagai pemain kuota Asia. Gaji tahunannya adalah 150 ribu dolar AS (Rp 2,5 Miliar)," tulis pengumuman resmi manajemen Red Sparks.
Perekrutan ini bukan keputusan instan. Ko Hee-jin mengaku telah memantau langsung performa sang pemain saat berkunjung ke Shanghai pada Januari lalu.
"Saya menonton Zhong Hui bermain secara langsung di Shanghai, China, Januari lalu," kata Ko Hee-jin.
"Saya bisa memastikan bahwa dia adalah pemain yang sungguh-sungguh dibutuhkan tim kami karena kemampuan yang lengkap dalam menyerang dan bertahan," jelas Ko Hee-jin.
Zhong Hui bukan pemain sembarangan. Ia merupakan bagian dari tim nasional China yang sukses meraih emas di Asian Games Hangzhou 2023.
Di level klub, ia juga tampil impresif dengan membawa Shanghai Bright Ubest meraih gelar juara Liga Voli China.
Pengalaman dan konsistensinya menjadi nilai tambah yang membuat Red Sparks yakin.
Selain merekrut Zhong Hui, tim juga memperpanjang kontrak Yeum Hye-seon serta memulangkan Pyo Seung-ju untuk memperkuat fondasi tim.
Keputusan Red Sparks juga dipengaruhi kondisi Megawati. Cedera lutut yang sempat dialaminya pada musim 2024-2025 menjadi perhatian serius manajemen.
Tim tampaknya tidak ingin mengulang pengalaman buruk sebelumnya, ketika pemain kuota Asia mereka, Wipawee Srithong, mengalami cedera ACL bahkan sebelum sempat tampil.
Langkah ini menunjukkan bahwa Red Sparks kini lebih berhati-hati dalam memilih pemain asing, terutama untuk menjaga stabilitas tim sepanjang musim.