- Instagram/dustinpoirier
Mantan Rival Conor McGregor Ungkap Lawan Impian Saat Comeback ke UFC
tvOnenews.com - Mantan petarung kelas ringan UFC, Dustin Poirier mengungkapkan keinginannya untuk kembali bertarung di oktagon, meski sempat memutuskan pensiun pada 2025.
Ia bahkan menyebut nama rival lamanya, Nate Diaz, sebagai salah satu lawan yang ingin dihadapinya jika benar-benar kembali ke UFC.
Dustin Poirier bukan petarung sembarangan. Ia merupakan sosok terakhir yang berhasil mengalahkan Conor McGregor, dan hingga kini belum kembali bertarung di oktagon.
- UFC.COM
Selain dikenal dengan kemampuan striking yang tajam, Poirier juga memiliki keahlian Brazilian Jiu-Jitsu tingkat tinggi yang membuatnya menjadi lawan berbahaya di berbagai situasi.
Pertarungan terakhir Poirier terjadi pada 20 Juli 2025, saat ia kalah dari Max Holloway melalui keputusan mutlak juri. Kekalahan tersebut mendorongnya untuk mengakhiri karier di MMA, terlebih laga itu berlangsung di kampung halamannya, Louisiana.
Namun, belum genap setahun sejak pensiun, Poirier mulai membuka peluang untuk comeback. Selain Justin Gaethje, ia juga mempertimbangkan duel melawan Nate Diaz—pertarungan yang sejak lama dinantikan penggemar, tetapi tak pernah terwujud.
Sementara itu, Nate Diaz terakhir kali tampil di UFC pada UFC 279 tahun 2022. Saat itu, ia meraih kemenangan atas Tony Ferguson melalui submission (guillotine choke) pada ronde keempat di T-Mobile Arena, Nevada.
Rencana pertarungan antara Poirier dan Diaz sebenarnya pernah muncul pada 2018 di Madison Square Garden. Namun, laga tersebut batal setelah keduanya terlibat ketegangan dalam acara promosi. Sejak saat itu, rivalitas mereka terus berlanjut tanpa pernah benar-benar terselesaikan di dalam oktagon.
Dalam podcast Deep Waters produksi Paramount, Poirier menegaskan bahwa ia bersedia kembali bertarung jika mendapat kesempatan menghadapi Diaz. Pernyataan itu muncul setelah Jorge Masvidal mengusulkan duel tersebut, yang langsung disambut antusias oleh para pembawa acara.
“Astaga, aku masih ingin menghajar Nate,” kata Poirier.
“Aku akan kembali untuk melawannya karena kesempatan itu lepas dari genggamanku, dia berbohong, dan para penggemar berada di pihaknya.”
Ia juga menjelaskan alasan di balik batalnya pertarungan mereka pada 2018.
“UFC tahu saya akan melawan Nate pada pertandingan pertama kami di Madison Square Garden, tetapi Nate mengalami kesulitan dalam negosiasinya. Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi UFC menghubungi saya dan berkata, 'Hei, kami ingin Anda tetap berada di kartu pertandingan Madison Square Garden, maukah Anda melawan si anu?'"
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @natediaz / Antara
“Saya bilang, 'Dengar, kalau bukan Nate, saya tidak akan bertarung. Saya akan menjalani operasi pinggul. Kalau Nate yang jadi lawan, saya akan bertarung.' Mereka menawarkan Kevin Lee, mereka menawarkan beberapa nama lain, tapi saya bilang, 'Saya akan menjalani operasi pinggul.'"
“Lalu Nate menggunakan itu untuk menjadikan saya sebagai kambing hitam, pertarungan dibatalkan karena saya mundur. Tapi saya tidak pernah mundur, saya hanya tidak ingin berkelahi dengan siapa pun selain Nate. Kenapa tidak?”