- Arsip Zazi Betari Landman
Profil Zazi Betari Landman, Atlet Snowboarding 14 Tahun yang Bermimpi Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2030
Jakarta, tvOnenews.com - Zazi Betari Landman menjadi harapan baru Indonesia untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin 2030 cabang olahraga snowboarding.
Atlet muda keturunan Indonesia-Belanda itu kini terus mempersiapkan diri demi mewujudkan impiannya membawa Merah Putih tampil di ajang olahraga musim dingin terbesar dunia.
Meski baru berusia 14 tahun, Zazi sudah menunjukkan bakat besar di dunia snowboarding.
- Arsip Zazi Betari Landman
Kehadirannya pun menjadi sorotan karena Indonesia selama ini dikenal sebagai negara tropis yang nyaris tidak memiliki tradisi olahraga musim dingin.
Bahkan, Indonesia juga belum pernah mengirimkan wakil ke Olimpiade Musim Dingin untuk cabang olahraga snowboarding.
Kini, peluang itu mulai terbuka lewat sosok Zazi yang sedang meniti karier di level internasional.
Tim redaksi tvOnenews.com pun berkesempatan berbincang langsung dengan Zazi Landman dan ayahnya, Patrick Landman.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan ambisinya untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang Olimpiade Musim Dingin 2030 di Prancis.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Zazi Betari Landman lahir di Jakarta pada 9 Mei 2012. Ia merupakan atlet muda keturunan Indonesia-Belanda dengan darah Indonesia dari sang ibu dan darah Belanda dari sang ayah.
Saat ini, Zazi tinggal di beberapa tempat seperti Laax, Swiss. Meski lebih banyak berada di luar negeri, Zazi tetap bangga menyebut dirinya sebagai warga negara Indonesia sepenuhnya.
Perjalanan Zazi mengenal dunia snowboarding dimulai sejak usia empat tahun. Sang ayah, Patrick Landman, menceritakan bahwa putrinya pertama kali bermain ski bersama keluarga di pegunungan Pyrenees, Andorra.
Ketertarikan Zazi terhadap snowboarding muncul ketika dirinya berusia tujuh tahun. Saat itu, ia melihat aksi atlet-atlet snowboarding profesional yang melakukan lompatan di udara dan langsung ingin mencoba olahraga tersebut.
"Dia mencintai salju, dia mencintai ski. Dia mulai saat usianya sekitar empat tahun," ujar Patrick kepada tvOnenews.com, Kamis (28/5/2026).
- Arsip Zazi Betari Landman
"Dan kemudian pada usia tujuh tahun, dia berkata kepada saya dan kepada Ibu, istri saya, 'Hei Papa, Mama, kita lihat seluncur salju, itu terlihat jauh lebih keren daripada ski. Ski agak membosankan. Aku ingin mencoba itu," tambahnya.