news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman.
Sumber :
  • Arsip Zazi Betari Landman

‎Profil Zazi Betari Landman, Atlet Snowboarding 14 Tahun yang Bermimpi Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2030

Zazi Betari Landman menjadi harapan baru Indonesia untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin 2030 cabang olahraga snowboarding.
Kamis, 28 Mei 2026 - 19:04 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Zazi Betari Landman menjadi harapan baru Indonesia untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin 2030 cabang olahraga snowboarding.

Atlet muda keturunan Indonesia-Belanda itu kini terus mempersiapkan diri demi mewujudkan impiannya membawa Merah Putih tampil di ajang olahraga musim dingin terbesar dunia.

Meski baru berusia 14 tahun, Zazi sudah menunjukkan bakat besar di dunia snowboarding.

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman
Sumber :
  • Arsip Zazi Betari Landman

Kehadirannya pun menjadi sorotan karena Indonesia selama ini dikenal sebagai negara tropis yang nyaris tidak memiliki tradisi olahraga musim dingin.

Bahkan, Indonesia juga belum pernah mengirimkan wakil ke Olimpiade Musim Dingin untuk cabang olahraga snowboarding.

Kini, peluang itu mulai terbuka lewat sosok Zazi yang sedang meniti karier di level internasional.

Tim redaksi tvOnenews.com pun berkesempatan berbincang langsung dengan Zazi Landman dan ayahnya, Patrick Landman.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan ambisinya untuk mengharumkan nama Indonesia di ajang Olimpiade Musim Dingin 2030 di Prancis.

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Zazi Betari Landman lahir di Jakarta pada 9 Mei 2012. Ia merupakan atlet muda keturunan Indonesia-Belanda dengan darah Indonesia dari sang ibu dan darah Belanda dari sang ayah.

Saat ini, Zazi tinggal di beberapa tempat seperti Laax, Swiss. Meski lebih banyak berada di luar negeri, Zazi tetap bangga menyebut dirinya sebagai warga negara Indonesia sepenuhnya.

Perjalanan Zazi mengenal dunia snowboarding dimulai sejak usia empat tahun. Sang ayah, Patrick Landman, menceritakan bahwa putrinya pertama kali bermain ski bersama keluarga di pegunungan Pyrenees, Andorra.

Ketertarikan Zazi terhadap snowboarding muncul ketika dirinya berusia tujuh tahun. Saat itu, ia melihat aksi atlet-atlet snowboarding profesional yang melakukan lompatan di udara dan langsung ingin mencoba olahraga tersebut.

"Dia mencintai salju, dia mencintai ski. Dia mulai saat usianya sekitar empat tahun," ujar Patrick kepada tvOnenews.com, Kamis (28/5/2026).

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman
Sumber :
  • Arsip Zazi Betari Landman

"Dan kemudian pada usia tujuh tahun, dia berkata kepada saya dan kepada Ibu, istri saya, 'Hei Papa, Mama, kita lihat seluncur salju, itu terlihat jauh lebih keren daripada ski. Ski agak membosankan. Aku ingin mencoba itu," tambahnya.

Sejak saat itulah, Zazi mulai serius menekuni snowboarding dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya.

Ia pun mengikuti kompetisi snowboarding pertamanya pada ajang ekshibisi Volcom di Grandvalira musim 2022-23 dan berhasil meraih hadiah pertama kategori Girls+Boys U-13.

Prestasi tersebut menjadi awal perjalanan Zazi sebagai atlet snowboarding. Ia kini terus menjalani latihan intensif demi meningkatkan kemampuan dan mewujudkan target tampil di Olimpiade Musim Dingin.

Di Laax, Swiss, Zazi mendapatkan kesempatan berlatih bersama sosok berpengalaman. Ia bahkan dilatih langsung oleh mantan atlet snowboarding Olimpiade Musim Dingin 2014 asal Swiss, Iouri Podladtchikov.

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman bersama sang Ayah, Patrick Landman
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Patrick mengaku bersyukur karena Zazi mendapatkan dukungan dari pelatih berkualitas. Menurutnya, sang pelatih melihat potensi besar dalam diri putrinya untuk berkembang lebih jauh di dunia snowboarding.

"Dan kami sangat beruntung dengan (mendapatkan) seorang pelatih, dia adalah pelatih tim Paralimpiade Spanyol. Jadi sangat bagus," kata Patrick.

"Dan kemudian dia mulai melatihnya. Dia berkata, Dia punya potensi. Dia harus terus melakukan ini," lanjutnya.

Saat ini, Zazi fokus bermain di nomor halfpipe. Nomor tersebut menuntut kombinasi kecepatan, keseimbangan hingga kemampuan akrobatik di lintasan berbentuk setengah pipa.

Latihan halfpipe pun menjadi tantangan tersendiri bagi Zazi. Ia harus terus meningkatkan teknik dan keberanian agar mampu bersaing di level internasional.

"Jadi saya berlatih di halfpipe, yang mana bentuknya seperti tabung besar berbentuk U. Tingginya sekitar tujuh meter," kata Zazi.

"Panjang 100 meter dan tinggi tujuh meter," sambung atlet keturunan Indonesia-Belanda tersebut.

Atlet Snowboarding Indonesia, Zazi Betari Landman
Sumber :
  • Arsip Zazi Betari Landman

Tak hanya keluarga, impian besar Zazi menuju Olimpiade Musim Dingin juga mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Dukungan datang mulai dari NOC Indonesia hingga pemerintah Indonesia melalui Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, yang sempat bertemu dengan Zazi pada 3 Oktober 2025 lalu.

Zazi pun bertekad untuk bisa menjadi atlet snowboarding Indonesia pertama yang bisa tampil di Olimpiade Musim Dingin, dengan terdekat akan bergulir pada 2030 mendatang di Perancis.

"Sebagai seorang atlet, saya benar-benar ingin bertanding untuk Indonesia karena saya merasa ingin melakukannya untuk Indonesia," jelas Zazi.

"Jadi saya juga ingin membuat sejarah. Saya ingin menjadi orang Indonesia pertama di Olimpiade Olahraga Musim Dingin," tambahnya.

Selain menekuni snowboarding, Zazi juga aktif di dunia modelling, balet hingga fashion. Hal itu membuatnya dikenal sebagai sosok muda multitalenta dengan segudang potensi di berbagai bidang.

‎(igp)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:20
02:44
01:15
01:30
01:23
00:58

Viral