- Manisa BBSK/KOVO
Megawati Hangestri Dapat Nama Baru, Selevel dengan Ratu Voli Korea
Tak hanya produktif, Megawati juga mendominasi berbagai kategori serangan, mulai dari open spike, back attack, hingga serangan cepat dari lini belakang.
Momen paling berkesan terjadi saat final V-League 2024-2025.
Dalam kondisi lutut yang tidak sepenuhnya fit, Megawati tetap tampil luar biasa menghadapi Heungkuk Life yang diperkuat Kim Yeon-kyung.
Ia mencatatkan 40 poin pada pertandingan ketiga final, 38 poin di laga keempat, dan 37 poin pada pertandingan kelima.
Meski gagal membawa Red Sparks menjadi juara, penampilannya mendapat apresiasi besar dari publik dan media Korea Selatan.
Setelah musim berakhir, Megawati memutuskan pulang ke Indonesia untuk lebih dekat dengan keluarga, terutama sang ibu yang saat itu sedang sakit.
Keputusan tersebut sempat membuat banyak penggemar Korea Selatan kecewa. Bahkan momen perpisahannya dengan pelatih Ko Hee-jin menjadi viral karena penuh haru.
Kini, setelah satu musim berpisah, Megawati akhirnya kembali ke V-League dengan tantangan baru bersama Hyundai E&C Hillstate.
Klub tersebut memiliki ambisi besar untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dan melihat Megawati sebagai sosok penting dalam proyek mereka.
"Merupakan suatu kehormatan untuk bermain bagi tim yang kuat dengan tradisi panjang seperti Hyundai E&C," ujar Megawati Hangestri.
Pevoli berusia 26 tahun itu juga bertekad memberikan performa terbaiknya pada musim mendatang.
“Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu tim mengangkat trofi juara dengan penampilan yang lebih matang dalam kembalinya saya ke V-League setelah absen cukup lama,” lanjutnya.
Pelatih Hyundai E&C, Kang Seong-hyeong, juga optimistis dengan kehadiran pemain Timnas Voli Putri Indonesia tersebut.
“Mega adalah pemain yang kemampuannya telah terbukti di liga, jadi dia akan menjadi aset besar tidak hanya untuk memperkuat daya serang kami tetapi juga untuk mengatur taktik tim.”
Kembalinya Megawati diprediksi akan kembali memicu fenomena "Demam Mega" yang sempat melanda Korea Selatan.
Saat masih membela Red Sparks, kehadiran Megawati tidak hanya berdampak di lapangan, tetapi juga mendongkrak popularitas klub dan V-League secara keseluruhan.