- KOVO
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea
Julukan tersebut tentu tidak muncul begitu saja. Sejak debutnya pada musim 2023-2024, Megawati langsung menjadi motor serangan utama Red Sparks.
Kehadirannya membantu klub yang sempat kesulitan bersaing kembali tampil kompetitif.
Bahkan, Red Sparks berhasil menembus babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, sebuah pencapaian yang menjadi titik balik kebangkitan tim.
Performa Megawati semakin menggila pada musim berikutnya. Pevoli asal Jember, Jawa Timur, itu sukses mengoleksi 802 poin sepanjang kompetisi dan masuk dalam daftar pemain paling produktif di liga.
Tak hanya piawai mencetak angka, Megawati juga menunjukkan kemampuan menyerang yang lengkap. Ia tampil dominan dalam berbagai kategori serangan, mulai dari open spike, back attack, hingga serangan cepat yang sulit dihentikan lawan.
Salah satu penampilan paling berkesan terjadi pada partai final V-League 2024-2025 saat Red Sparks berhadapan dengan Heungkuk Life yang diperkuat Kim Yeon-kyung.
Meski sedang berjuang dengan kondisi lutut yang kurang ideal, Megawati tetap tampil luar biasa.
Ia mencetak 40 poin pada laga ketiga final, 38 poin di pertandingan keempat, dan 37 poin pada laga penentuan.
Walaupun gagal membawa Red Sparks menjadi juara, performanya menuai pujian luas dari media Korea Selatan.
Kini, petualangan baru telah menanti Megawati bersama Hyundai E&C Hillstate.
Klub yang dikenal sebagai salah satu kekuatan besar voli Korea Selatan itu memiliki target tinggi untuk kembali meraih gelar juara.
Kini, bahkan sebelum musim baru dimulai, Megawati sudah lebih dulu mendapatkan penghormatan besar dari media Korea Selatan.
Julukan "Kim Yeon-kyung-nya Indonesia" menjadi bukti bahwa namanya masih sangat dihormati dan dikenang oleh publik voli Korea.
Dengan tantangan baru bersama Hyundai E&C Hillstate, Megawati Hangestri memiliki peluang untuk menulis babak yang lebih gemilang dalam karier internasionalnya.
(tsy)