- tvOnenews,com/Ilham Giovani Pratama
PBVSI Terapkan Regulasi Baru untuk Proliga 2027: Ada Batas Gaji, Klub Tak Bisa Belanja Pemain Asing Sembarangan
Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menerapkan aturan baru untuk Proliga 2027, yakni tentang kebijakan pembatasan gaji (salary cap) untuk seluruh tim peserta.
Hal ini disampaikan oleh PBVSI saat acara pelepasan Timnas Voli Putri Indonesia untuk AVC Women's Cup 2026, di Padepokan Voli Jendral Kunarto pada Selasa (2/6/2026).
Selain melepas Timnas Voli Putri Indonesia untuk tampil di AVC Women's Cup 2026, yang berlangsung di Candon, Filipina pada 6-14 Juni mendatang, PBVSI juga membahas regulasi baru untuk Proliga 2027.
Ketua Umum PP PBVSI, Imam Sudjarwo mengatakan bahwa federasi menetapkan kebijakan salary cap di Proliga 2027.
Yakni membatasi total gaji untuk 12 pemain lokal dalam satu tim maksimal Rp600 juta per bulan. Sehingga pemain asing akan memiliki gaji maksimal senilai Rp357 juta saja.
"Untuk pemain asing, batas gajinya 40.000 dolar AS per bulan dalam satu tim untuk dua pemain asing, jadi satu pemain asing maksimal bergaji 20.000 dolar AS atau sekitar Rp357 juta lebih (kurs Rp17.859)," kata Imam Sudjarwo.
Ketum PBVSI itu menjelaskan bahwa regulasi ini juga akan disertai dengan sistem pengawasan yang ketat . Tujuannya ialah untuk mencegah terjadinya hal yang tidak transparan.
Untuk mewujudkan regulasi ini, PBVSI juga menggandeng beberapa pihak termasuk Dewan Pengawas hingga auditor independen untuk melakukan pemeriksaan terhadap dokumen kontrak pemain asing yang akan direkrut.
Sehingga nantinya setiap tim peserta harus menyerahkan data pemain asing kepada federasi paling lambat satu bulan sebelum ajang dimulai, karena akan diperiksa oleh tim pengawas yang terdiri dari dua perwakilan PBVSI dan satu auditor eksternal.
Kemudian PBVSI juga berencana membentuk tim khusus untuk mengumpulkan data pemain asing dari berbagai negara.
Sehingga nantinya nama pemain asing yang masuk daftar akan diverifikasi terutama nominal kontraknya, apakah sesuai dengan regulasi batasan gaji yang telah ditetapkan.
"Ya nanti PBVSI juga menunjuk semacam dewan yang akan mengumpulkan nama-nama pemain di dunia ke dalam daftar pemain asing yang dicatat atau masuk list, tentu nilainya yang tidak lebih dari 20.000 dolar AS per orang," tambahnya.
Lebih lanjut Imam Sudjarwo mengatakan bahwa regulasi salary cap ini diterapkan untuk meningkatkan kualitas kompetisi nasional guna mendukung pembentukan tim nasional yang lebih kuat.
Aturan ini juga berkaca dengan regulasi serupa yang sudah diterapkan di sejumlah negara, salah satunya Korea Selatan untuk menjaga keseimbangan kompetisi dan keberlanjutan liga profesional.
(ant/nad)