- VIVA/Abdul Aziz Masindo
17 Negara Meriahkan Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Bali
Jakarta, tvOnenews.com - Bali kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi olahraga internasional. Setelah beberapa kali dipercaya menggelar berbagai kompetisi berskala global, Pulau Dewata kini akan menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan renang perairan terbuka terbesar di kawasan Asia.
Sebanyak 17 negara dipastikan berpartisipasi dalam 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 yang berlangsung pada 13-15 Juni. Kejuaraan tersebut akan digelar bersamaan dengan A STREAM Open Water Swimming Series Bali 2026.
Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah tidak terlepas dari rekam jejak penyelenggaraan ajang olahraga perairan yang dinilai berhasil. Selain itu, Bali juga memiliki daya tarik sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi atlet, ofisial, maupun delegasi yang datang dari berbagai negara.
Kejuaraan Asia tersebut diperkirakan menghadirkan persaingan sengit. Sebanyak 128 perenang elite dari berbagai negara akan turun bertanding pada nomor renang perairan terbuka untuk memperebutkan prestasi terbaik di tingkat benua.
Di sisi lain, A STREAM Open Water Swimming Series Bali 2026 diproyeksikan menyedot partisipasi yang lebih luas. Panitia memperkirakan sekitar 300 peserta akan ambil bagian, mulai dari atlet nasional, perenang kelompok umur, kategori master, hingga peserta umum dari dalam maupun luar negeri.
Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menilai kepercayaan dari Asia Aquatics menjadi pencapaian penting bagi perkembangan olahraga akuatik nasional, khususnya renang perairan terbuka.
"Kami bangga mendapat kehormatan dipercaya Asia Aquatics menjadi tuan rumah ajang OWS terbesar di Asia. Sebelumnya kami juga sukses menggelar ajang OWS di tingkat Asia Tenggara di Bali juga," ujar Anindya.
Menurut dia, kehadiran para perenang terbaik Asia akan menjadi momentum berharga bagi atlet Indonesia untuk menguji kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas persaingan di level internasional. Ia juga menilai penyelenggaraan kejuaraan tersebut berpotensi memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
"Semoga ini juga memberi banyak kontribusi bagi pariwisata. Indonesia memiliki banyak spot terbaik untuk menjadi tempat event sport tourism, termasuk OWS dan olahraga akuatik lainnya. Semoga ini juga akan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat," katanya.