news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet Taekwondo Indonesia catat prestasi di WT President's Cup Oceania 2026 dan Australia Open 2026..
Sumber :
  • PBTI

Taekwondo Indonesia Ukir Prestasi di Australia, Modal Berharga Menuju Asian Games 2026

Kabar membanggakan datang dari cabang olahraga (cabor) taekwondo Indonesia. Tim pelatnas tanah air berhasil meraih medali di Australia.
Minggu, 21 Juni 2026 - 19:00 WIB
Editor :

Di nomor Poomsae individual putra, M Rizal juga belum mampu melangkah jauh. Meski demikian, para atlet Indonesia mendapatkan pengalaman berharga.

Setelah itu perjuangan Taekwondo Indonesia berlanjut di Australia Open 2026 yang berlangsung pada 20-21 Juni di lokasi yang sama. 

Aziz Hidayat Tumakaka, yang merupakan atlet berusia muda itu sukses melaju hingga partai final dan mempersembahkan medali perak bagi Indonesia.

Aziz memulai perjuangannya dari perempat final dengan mengalahkan wakil Australia, Chau Nathan. Pada semifinal, ia menjalani duel dramatis melawan atlet Hong Kong, Chau Ngai Long. 

Setelah pertarungan sengit yang berlangsung hingga ronde ketiga, Aziz akhirnya menang 23-12 dan memastikan tempat di final. Lalu di partai puncak, Aziz berhadapan dengan wakil Brasil, De Moraes Giovanni Aubin. 

Setelah sempat bangkit dengan memenangi ronde kedua, Aziz akhirnya harus puas meraih medali perak usai kalah tipis 12-14 pada ronde penentuan.

Atlet Taekwondo Indonesia di WT President's Cup Oceania 2026 dan Australia Open 2026.
Sumber :
  • PBTI

Prestasi Taekwondo Indonesia Jadi Modal Penting Jelang Asian Games 2026

Manajer Pelatnas Taekwondo Indonesia, Adhy Ariansyah, mengatakan bahwa WT President's Cup G3 merupakan bagian penting dari program pembinaan menuju Asian Games 2026 dan SEA Games Kuala Lumpur 2027.

"President Cup G3 merupakan bagian penting dari program Pelatnas Taekwondo Indonesia dalam rangka mempersiapkan atlet menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada bulan Oktober serta SEA Games Kuala Lumpur 2027," kata Adhy.

Ia mengakui bahwa program pembinaan tahun ini dijalankan di tengah berbagai keterbatasan anggaran. Namun, dukungan dari Ketua Umum PBTI beserta seluruh jajaran pengurus membuat program tetap berjalan optimal.

"Di tengah berbagai keterbatasan anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga pada tahun ini, kami tetap berupaya menjalankan program secara optimal berkat dukungan penuh dari Ketua Umum PBTI beserta seluruh jajaran pengurus. Dukungan tersebut menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berjuang dan memberikan hasil terbaik bagi Indonesia," tambahnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBTI, Pino Indra, menilai keikutsertaan para atlet senior dalam dua turnamen tersebut bukan sekadar memburu medali, melainkan juga untuk meningkatkan ranking dunia dan memperkaya pengalaman bertanding.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:58
05:02
16:09
01:12
01:57
03:26

Viral