- Asian Volleyball
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Timnas Voli Indonesia baru saja mencatatkan prestasi gemilang. Yakni meraih gelar juara usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) di final AVC Men's Cup 2026, yang berlangsung di Ahmedabad, India pada Minggu (28/6/2026) malam WIB.
Namun sayangnya meski menjadi juara di India, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
AVC Continental Championships 2026 untuk sektor putri berlangsung di Tianjin, China pada 21-30 Agustus. Kemudian sektor putra digelar di Fukuoka Jepang pada 4-13 September 2026 nanti.
Akan tetapi untuk Indonesia sendiri, hanya akan diikuti oleh sektor putri. Sedangkan sektor putra akan absen karena tidak lolos di ajang level Asia ini.
AVC Continental Championships 2026 akan diikuti oleh 12 tim peserta di sektor putra maupun putri. Komposisi peserta ditentukan melalui beberapa jalur kualifikasi, mulai dari tuan rumah, juara bertahan, hingga wakil dari masing-masing zona di Asia.
Sesuai regulasi Asian Volleyball Confederation (AVC), peserta terdiri atas tuan rumah, juara bertahan, juara AVC Nations Cup, serta empat tim dengan peringkat tertinggi di ranking dunia FIVB.
Sisa slot diberikan kepada para juara dari lima zona regional Asia, yakni CAVA (Asia Tengah), WAVA (Asia Barat), EAVA (Asia Timur), OZVA (Oseania), dan SAVA (Asia Tenggara).
Jika juara dari salah satu zona telah mengamankan tiket melalui jalur lain, seperti sebagai tuan rumah, juara bertahan, atau lolos berdasarkan peringkat dunia, maka slot tersebut akan dialihkan kepada tim dengan peringkat berikutnya di zona yang sama.
Khusus Federasi Bola Voli Asia Tenggara (SAVA), mulai tahun 2026 diterapkan regulasi baru terkait penentuan wakil ASEAN di Kejuaraan Asia. Mulai edisi ini dan seterusnya, slot SAVA akan diberikan kepada juara SEA Games edisi terakhir.
Sementara itu, AVC Nations Cup akan diwakili oleh negara yang menjadi juara SEA V League pada edisi sebelumnya. Kebijakan baru tersebut diterapkan untuk mendorong peningkatan prestasi negara-negara Asia Tenggara sekaligus menyelaraskan kalender kompetisi di kawasan.
Berdasarkan aturan tersebut, Timnas Voli Putri Indonesia dipastikan lolos ke AVC Continental Championships 2026 melalui jatah SAVA. Kepastian itu didapat setelah Indonesia meraih medali perunggu SEA Games 2025.
Timnas Voli Putri Thailand yang menjadi peraih medali emas SEA Games 2025 tidak menggunakan slot SAVA karena sudah lolos sebagai juara bertahan AVC Continental Championships.
Sementara Vietnam, yang meraih medali perak SEA Games, telah mengamankan tiket sebagai juara AVC Nations Cup 2025. Sehingga, slot SAVA akhirnya diberikan kepada Indonesia sebagai peraih medali perunggu.
Berbeda dengan sektor putri, Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan tidak tampil di AVC Continental Championships 2026. Pasalnya, skuad Garuda gagal memperoleh tiket setelah tidak mampu mempertahankan medali emas SEA Games 2025 usai dikalahkan Thailand pada partai final.
Regulasi baru ini pun amat disayangkan, apalagi Indonesia baru saja menjadi juara du AVC Men's Cup 2026. Namun nyatanya kini Boy Arnez dkk gagal tampil di ajang yang lebih bergengsi seperti AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026 sendiri memiliki dampak besar di level internasional. Hanya juara dari masing-masing turnamen yang akan lolos langsung ke Olimpiade Los Angeles 2028, sementara tiga tim terbaik akan mengamankan tiket ke Kejuaraan Dunia FIVB 2027.
(nad)