- ANTARA/Donny Aditra
Indonesia akan Kirim 400 Atlet untuk Bertarung di 32 Cabang Olahraga Pada Gelaran Asian Games Nagoya 2026
tvOnenews.com - Indonesia kemumkingan akan mengirim sekitar 400 lebih atlet untuk berlaga di 32 cabang olahraga pada gelaran Asian Games Nagoya 2026 pada bulan mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, seusai bertemu dengan menteri pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Todotua Pasaribu menjelaskan jika kepastian tersebut merupakan hasil arahan akhir yang sudah dibahas dengan sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk para pengurus cabang olahraga.
- ANTARA/Donny Aditra
32 cabang olahraga yang akan diikuti itu di antaranya panjat tebing, atletik, dan akuatik.
"Nantinya, kami juga sudah mempersiapkan beberapa rencana program yang akan dilakukan di dalam negeri untuk mempersiapkan atlet, jadi semacam program Road to Asian Games 2026," kata Todotua Pasaribu.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sementara atlet yang akan berangkat sebanyak 411 orang, dengan potensi bertambah menjadi 450-an atlet, serta melibatkan 150 ofisial sehingga total rombongan mencapai 600 orang.
Sejauh ini, Tim CdM juga telah menggelar pertemuan awal dengan seluruh pengurus cabang olahraga yang akan tampil, guna menyamakan langkah dalam persiapan menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.
Koordinasi dengan seluruh cabang olahraga akan terus dilakukan secara intensif menjelang keberangkatan ke Jepang.
Nantinya akan kembali dilakukan pertemuan untuk memantau perkembangan persiapan para atlet yang akan bertarung di Asian Games Nagoya 2026.
Tak hanya itu, pertemuan lanjutan itu juga sekaligus memastikan kebutuhan masing-masing cabang olahraga dapat dipenuhi secara optimal.
Todotua menambahkan, program menuju Asian Games 2026 yang tengah disiapkan akan difokuskan di dalam negeri dengan memaksimalkan sumber daya yang tersedia.
"Jadi bisa juga memberikan tambahan semangat kepada para atlet dan dukungan untuk ofisialnya," ujar pria yang juga Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tersebut.
Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan semangat bertanding atlet serta memperkuat dukungan bagi tim ofisial sejak masa persiapan di Indonesia, keberangkatan menuju Jepang, hingga pelaksanaan pertandingan di Aichi-Nagoya pada September.
(ant/akg)