news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Hendra Kurniawan sedang beraksi saat laga Timnas Voli Indonesia vs Korea Selatan di final AVC Men's Cup 2026..
Sumber :
  • asianvolleyball.com (AVC)

4 Kerugian Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos ke AVC Men's Continental Championships 2026 Meski Juara AVC Men's Cup

Timnas Voli Indonesia harus menerima kenyataan pahit gagal tampil di AVC Men's Continental Championships 2026, meski baru saja mencatat sejarah dengan menjadi juara AVC Men's Cup 2026. Hal ini pun membuat skuad Garuda kehilangan empat kesempatan emas.
Kamis, 2 Juli 2026 - 09:38 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Voli Indonesia harus menerima kenyataan pahit gagal tampil di AVC Men's Continental Championships 2026, meski baru saja mencatat sejarah dengan menjadi juara AVC Men's Cup 2026. Hal ini pun membuat skuad Garuda kehilangan empat kesempatan emas.

Timnas Voli Indonesia sebelumnya sukses meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026 usai mengalahkan Korea Selatan di partai final yang berlangsung di India pada 28 Juni lalu.

Namun, prestasi tersebut nyatanya belum cukup untuk mengantarkan Boy Arnez dan kawan-kawan lolos ke AVC Men's Continental Championships 2026 karena sistem kualifikasi yang diterapkan oleh Asian Volleyball Confederation (AVC).

Kejuaraan yang akan berlangsung di Fukuoka, Jepang, pada 4-13 September 2026 itu menjadi salah satu turnamen paling penting dalam kalender voli Asia. Sehingga ada empat kerugian besar yang harus ditanggung Indonesia akibat gagal tampil di ajang tersebut.

1. Kehilangan Kesempatan Menghadapi Tim-tim Elite Asia

Kerugian pertama adalah hilangnya kesempatan menghadapi kekuatan-kekuatan terbaik Asia seperti Jepang, Iran, Qatar, China, hingga Korea Selatan. Pasalnya bermain melawan tim dengan kualitas lebih tinggi merupakan cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mengukur perkembangan permainan. 

2. Peluang Lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028 Tertutup

Gagal lolos ke AVC Men's Continental Championships 2026 juga menandai sirnanya kesempatan meraih tiket langsung ke Olimpiade Los Angeles 2028.

Sesuai regulasi AVC, juara AVC Men's Continental Championships 2026 akan otomatis menjadi wakil Asia di Olimpiade 2028. Lantaran Indonesia tidak lolos ke putaran final, maka peluang merebut tiket tersebut dipastikan tertutup.

Padahal, tampil di Olimpiade merupakan impian setiap atlet dan menjadi pencapaian tertinggi dalam dunia olahraga. Kini, Timnas Voli Indonesia harus mencari jalur lain yang jauh lebih sulit apabila ingin mewujudkan mimpi tampil di Los Angeles.

3. Gagal Memanfaatkan Jalur Kualifikasi Kejuaraan Dunia 2027

Absennya Indonesia juga membuat peluang lolos ke FIVB Volleyball Men's World Championship 2027 semakin berat. Sebab, tiga tim terbaik AVC Men's Continental Championships 2026 akan mendapatkan tiket otomatis menuju Kejuaraan Dunia.

Secara matematis Indonesia memang masih memiliki peluang lolos melalui jalur ranking dunia FIVB apabila tersedia kuota. Namun peluang tersebut sangat kecil mengingat posisi Indonesia masih tertinggal dari banyak negara kuat Asia maupun dunia.

Tanpa tampil di turnamen besar yang menjadi salah satu ajang pengumpulan poin, kesempatan mengejar negara-negara pesaing pun semakin sulit.

4. Kehilangan Kesempatan Mendulang Poin Ranking FIVB

Kerugian terakhir adalah hilangnya peluang untuk menambah poin ranking FIVB. Setiap pertandingan resmi internasional, terutama melawan tim dengan peringkat lebih tinggi, memberikan kesempatan bagi sebuah negara untuk mendulang poin penting.

Sebaliknya, ketika tidak berpartisipasi di AVC Men's Continental Championships 2026, Indonesia kehilangan sejumlah pertandingan resmi yang sangat berharga untuk memperbaiki posisinya di ranking dunia.

Sehingga anking FIVB kini menjadi salah satu faktor penting dalam berbagai sistem kualifikasi internasional, penentuan unggulan turnamen, hingga peluang mendapatkan lawan yang lebih menguntungkan pada ajang-ajang besar.

(nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:55
01:04
05:04
02:32
02:19
00:56

Viral