- AVC
Pelatih Timnas Voli Indonesia Siapkan Kejutan Jelang Asian Games 2026, Boy Arnez Arabi Bakal Ganti Posisi?
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Voli Indonesia, Reidel Toiran memastikan fokus Skuad Garuda berubah setelah menyelesaikan SEA V Cup 2026. Reidel Toiran menaruh perhatian penuh pada Asian Games 2026.
Reidel Toiran mulai menyusun kekuatan terbaik untuk menghadapi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Salah satu kejutan yang tengah disiapkan adalah perubahan posisi pemain terbaik Proliga 2026, Boy Arnez Arabi, yang akan dicoba sebagai opposite hitter.
Selain menyiapkan strategi baru, Toiran juga memastikan akan memanggil sekitar 20 hingga 22 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan. Nantinya, jumlah tersebut akan dikerucutkan menjadi 15 pemain terbaik yang akan memperkuat Timnas Voli Indonesia di ajang multievent terbesar di Asia tersebut.
"Ya. Kami akan memanggil sekitar 20 sampai 22 pemain," kata Reidel Toiran, Minggu (26/7/2026).
Pelatih asal Kuba itu mengungkapkan sebagian besar pemain yang tampil pada AVC Nations Cup 2026 dan SEA V Cup 2026 masih akan dipertahankan dalam daftar awal.
Namun, ia membuka peluang hadirnya beberapa wajah baru untuk memperkuat sektor-sektor yang dinilai masih membutuhkan peningkatan.
"Pemain yang ada sekarang tetap menjadi bagian dari tim, tetapi akan ada tambahan di beberapa posisi yang kami anggap perlu diperkuat," ujar Toiran.
Menurut pelatih asal Kuba ini, kondisi fisik menjadi faktor utama dalam menentukan pemain yang layak masuk skuad akhir.
Selama lima hari hingga satu pekan pertama pemusatan latihan, seluruh pemain akan dipantau secara intensif oleh tim pelatih sebelum keputusan akhir diambil.
"Dalam lima hari sampai satu minggu pertama kami akan melihat kondisi mereka. Mana yang lebih baik untuk kebutuhan tim. Nantinya akan ada proses seleksi dari pelatih dan evaluasi bersama. Kami semua satu tim," tuturnya.
Tak hanya soal seleksi pemain, Toiran juga telah menyiapkan eksperimen menarik demi meningkatkan daya saing Indonesia di Asian Games 2026. Ia berencana menggeser Boy Arnez Arabi dari posisi aslinya sebagai outside hitter menjadi opposite hitter.
Keputusan itu diambil lantaran Timnas Voli Indonesia saat ini dinilai masih kekurangan pemain yang benar-benar ideal untuk mengisi posisi opposite.