news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Sumber :
  • KOVO

Ko Hee-jin Diusir dari Red Sparks Imbas Terseret Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks, Volimania Minta Pelatih Baru

Gelombang aksi protes terkait nasib masa depan Ko Hee-jin sebagai pelatih Red Sparks semakin meluas. Bahkan sejumlah volimania ingin sang pelatih diusir dari klub imbas terseret kasus pelecehan seksual.
Senin, 10 Agustus 2026 - 07:18 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang aksi protes terkait nasib masa depan Ko Hee-jin sebagai pelatih Red Sparks semakin meluas. Bahkan sejumlah volimania ingin sang pelatih diusir dari klub imbas terseret kasus pelecehan seksual.

Ko Hee-jin sebagai kepala pelatih Red Sparks turut terseret dalam kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang staf kepelatihan klub kepada pemain. Insiden ini disebut terjadi pada Januari 2026, di mana saat itu klub menggelar acara makan malam resmi di sela jeda laga All Star.

Saat itu seorang staf yang disebut sebagai Pelatih B diduga melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu pemain dengan mendudukkannya di pangkuan sambil memeluk korban.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut hingga Sports Ethics Center di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan melakukan investigasi. Red Sparks pun menyampaikan permintaan maaf resmi kepada publik atas kasus tersebut.

Ko Hee-jin juga ikut terseret dalam kasus tersebut karena berada di lokasi, tetapi diduga tidak mengambil tindakan. Ia bahkan disebut kerap mengajak pemain minum bersama saat tim menjalani laga tandang.

"Saya tidak tahu, saya tidak ingat dengan jelas," kata Ko Hee-jin dikutip dari Sports World.

Laporan yang sama juga melaporkan Ko Hee-jin sempat berkata, "Kita lanjutkan ke babak ketiga," saat insiden terjadi. Sementara itu, korban disebut berada dalam kondisi tertekan, sedangkan sang pelatih memilih tetap diam.

Tindakan Ko Hee-jin yang memilih bungkam pun terus menuai aksi protes hingga saat ini. Bahkan sejumlah volimania membentangkan spanduk, yang bertuliskan mengusir pelatih untuk pergi dari Red Sparks dan Daejon.

Tak hanya itu, volimania juga meminta Red Sparks untuk mengambil tindakan tegas. Yakni dengan menunjuk pelatih baru dan mencoret Ko Hee-jin. Gelombang protes ini pun sudah viral di media sosial.

"Pelatih Ko Hee-jin yang membela pelaku pelecehan seksual dan pura-pura tak tahu, segera mengundurkan diri! Klub harus menunjuk pelatih baru. Dari: orang-orang yang mencintai Red Sparks." tulis salah satu spanduk.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:16
12:21
02:04
03:45
02:28
03:25

Viral