- instagram/hdecvolleyballteam
Sudah Tahu Dirinya Dijuluki Kim Yeon-koung Indonesia oleh Media Korea Selatan, Begini Tanggapan Megawati Hangestri
tvOnenews.com - Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan publik Korea Selatan setelah dirinya resmi kembali ke V League bersama Hyundai Hillstate.
Nama Mega langsung kembali menjadi perbincangan sejak awal kabar tersebut mencuat. Bukan tanpa alasan, hal itu karena ia sebelumnya sudah dikenal luas berkat performa konsisten saat memperkuat Red Sparks.
Dua musim memperkuat Red Sparks, Megawati Hangestri dianggap menjadi salah satu pemain kuota Asia terbaik di Liga Voli Korea.
- KOVO
Kontribusinya membantu Red Sparks bertransformasi menjadi tim yang mampu bersaing dengan klub-klub papan atas kompetisi.
Puncak kiprahnya terjadi ketika Mega membawa Red Sparks menembus final Liga Voli Korea musim 2024/2025.
Kala itu, Red Sparks berhadapan dengan Pink Spiders yang masih diperkuat legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung.
Performa Megawati dalam pertandingan tersebut semakin menguatkan popularitasnya di kalangan penggemar voli Korea dan Indonesia.
Bahkan, popularitas tersebut kemudian membuat media Korea, My Daily, memberikan julukan khusus kepada pevoli asal Jember tersebut.
My Daily menyebut Megawati sebagai 'Kim Yeon-koung Indonesia', merujuk pada pengaruhnya di Tanah Air.
Julukan itu muncul salam salah satu artikel My Daily saat mengabarkan keputusan Mega mundur dari Timnas Voli Putri Indonesia.
"'Kim Yeon-koung-nya Indonesia' Mega Menghentikan Semua Aktivitas Tim Nasional" tulis My Daily.
Sebagai informasi, Kim Yeon-koung sendiri merupakan salah satu ikon terbesar voli Korea Selatan yang dijuluki sebagai Ratu Voli Korea.
- instagram/hdecvolleyballteam
Siapa sangka, informasi tersebut pun ternyata sampai ke telinga Megawati Hangestri yang tau jika media Korea menjulukinya sebagai Kim Yeon-koung Indonesia.
Terkait hal tersebut, Mega ternyata tidak langsung larut dalam pujian. Ia justru menunjukkan sikap rendah hati saat menanggapi perbandingan tersebut.
"Saya tahu saya disebut 'Kim Yeon-kyung-nya Indonesia.' Saya merasa malu hanya karena dibandingkan dengan Yeon-kyung. Namun, saya benar-benar merasakan bahwa status voli putri di Indonesia telah meningkat," kata Mega dilansir dari laman The Volleyball.
"Saya juga mendengar bahwa jumlah pemain muda yang ingin bermain voli telah meningkat. Saya berharap dapat bekerja lebih keras dan memberikan pengaruh positif, seperti Yeon-kyung." lanjutnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan Megawati tidak ingin sekadar menerima julukan tersebut sebagai bentuk penghargaan.
Ia justru menjadikannya motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan voli putri Indonesia.
(akg)