- Instagram.com/red_sparks
Buntut Skandal Pelecehan Seksual, Ko Hee-jin Putuskan Mundur dari Kursi Pelatih Red Sparks Jelang Liga Voli Korea
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang menjelang dimulainya Liga Voli Korea 2026/2027 setelah Red Sparks mengumumkan Ko Hee-jin mundur dari kursi pelatih.
Kabar mundurnya Ko Hee-jin dari kursi pelatih itu diumumkan Red Sparks pada Jumat (28/8/2026).
Dari pernytaaanyanya, Red Sparks menjelaskan jika Ko Hee-jin mengajukan pengunduran diri secara sukarela buntut kasus skandal pelecehan seksual yang terjadi di dalam skuad mereka.
- KOVO
Red Sparks pun mengumumkan jika mereka menerima keputusan tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban atas rangkaian persoalan yang mencuat dalam beberapa waktu terakhir.
"Kami telah memutuskan untuk menerima pengunduran diri sukarela yang disampaikan oleh Pelatih Kepala Ko Hee-jin, yang bertanggung jawab sebagai pelatih kepala atas serangkaian kejadian baru-baru ini," terang Red Sparks.
"Kami sekali lagi meminta maaf kepada penggemar kami karena telah menimbulkan kekhawatiran." lanjutnya.
Nama Ko Hee-jin sendiri terseret skandal pelecehan seksual yang dilakukan staf pelatih Red Sparks kepada salah seorang pemain.
Ko Hee-jin disebut-sebut berada di lokasi kejadian namun dirinya mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
Sikap itu pun mendapatkan kecaman dari para penggemar mengingat Ko Hee-jin merupakan pelatih kepala Red Sparks yang seharusnya bersikap lebih tegas.
Melansir dari laman Sportworld Korea, peristiwa itu disebut berlangsung pada Januari lalu itu kemudian terungkap melalui laporan World Biz & Sports World pada 16 Juli.
- Instagram.com/red_sparks
Setelah mengetahui persoalan tersebut, Red Sparks pun mengambil tindakan dengan mengakhiri kontrak Ko Hee-jin.
Klub juga melaporkan kasus tersebut kepada Federasi Voli Korea atau KOVO serta Pusat Etika Olahraga.
Ko Hee-jin sendiri sebelumnya telah dibebastugaskan dari tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala Red Sparks menyusul munculnya kontroversi tersebut.
Kini, pengunduran diri ini sekaligus mengakhiri perjalanan Ko Hee-jin bersama Jeong Kwan Jang setelah empat musim menangani tim.
Ia mulai memimpin Red Sparks pada April 2022 dan kemudian mendapatkan perpanjangan kontrak berdurasi 2+1 tahun pada April 2024.
Berdasarkan kontrak tersebut, Ko Hee-jin seharusnya masih menangani Red Sparks hingga musim 2026/2027.
Namun, kontroversi yang muncul membuatnya memilih mundur sebelum dimulainya Liga Voli Korea 2026/2027.
(akg)