- KOVO
Reaksi Warga Korea soal Keputusan Ko Hee-jin Mundur dari Red Sparks
Di tengah proses tersebut, Ko Hee-jin akhirnya memilih mengundurkan diri secara sukarela sebagai bentuk tanggung jawab atas rangkaian kejadian yang terjadi di dalam tim.
Warga Korea Soroti Keputusan Ko Hee-jin
Kabar pengunduran diri Ko Hee-jin kemudian ramai dibicarakan oleh penggemar voli Korea. Sejumlah warga menilai Ko memang perlu mengambil tanggung jawab moral atas persoalan tersebut.
"Wajar jika Go Hee-jin memikul tanggung jawab moral. Lalu, bukankah seharusnya dia menanggapi penghinaan seksual yang diderita korban dari pelaku? Sampai kapan kau akan terus tidak menghormati korban?" komen netizen Korea di grup percakapan Jung Kwang Jang Naver.
Ada pula warga yang mempertanyakan apakah pengunduran diri sukarela dapat dianggap sebagai bentuk hukuman atau tindakan disipliner, terutama karena hasil investigasi belum diumumkan.
"Apakah pengunduran diri sukarela merupakan hukuman atau tindakan disiplin atas penghinaan seksual? Apakah pengunduran diri sukarela menyelesaikan masalah ketika belum ada hasil yang dirilis?"
Komentar tersebut bahkan menilai keputusan pengunduran diri berpotensi menimbulkan pertanyaan baru terkait penanganan kasus di internal klub.
"Mereka tampaknya merasa tidak aman... ada sesuatu yang lebih dari itu... masalahnya serius... mereka hanya mencoba menutupi insiden tersebut... mereka sama sekali tidak mempertimbangkan perspektif korban... itu berarti mereka tidak merenungkan tindakan mereka... mereka tidak memiliki hati nurani... mereka hanya putus asa untuk menghindari tanggung jawab dan lolos begitu saja untuk sementara waktu," komen warga Korea di kolom chat Jung Kwan Jang di Naver.
Namun, tidak semua komentar bernada negatif. Salah seorang penggemar dari klub lain mengaku ikut memperhatikan situasi Red Sparks dan menilai klub seharusnya lebih dulu menjatuhkan tindakan disiplin kepada Ko Hee-jin.
"Saya penggemar tim lain, tetapi saya bergabung sementara karena situasi dengan Pelatih Go Hee-jin. Saya pikir tim seharusnya menggunakan kartu disiplin sebelum Pelatih Go mengundurkan diri. Tentu saja, ada masalah internal tim, tetapi terlepas dari itu, pelatih baru sangat penting."
Penggemar tersebut bahkan mengusulkan nama Kim Ho-cheol sebagai salah satu kandidat yang layak dipertimbangkan untuk menggantikan Ko.