news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri di All Star V league.
Sumber :
  • KOVO

Megawati Hangestri Akui Merasa Malu Dijuluki Kim Yeon-koung Indonesia, Ini Alasannya

Megawati Hangestri mengaku merasa malu setelah mengetahui dirinya mendapat julukan ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’ dari media dan volimania. Namun rasa malu tersebut merupakan bentuk rendah hati sekaligus kekagumannya dengan legenda voli putri Korea Selatan tersebut.
Senin, 31 Agustus 2026 - 23:08 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Megawati Hangestri mengaku merasa malu setelah mengetahui dirinya mendapat julukan ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’ dari media dan volimania. Namun rasa malu tersebut merupakan bentuk rendah hati sekaligus kekagumannya dengan legenda voli putri Korea Selatan tersebut.

Megawati Hangestri mendapatkan julukan sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’ dalam beberapa tahun terakhir. Julukan ini tersemat padanya tentu bukan tanpa alasan.

Pasalnya Megawati Hangestri dinilai memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan popularitas voli putri di Indonesia, sama seperti Kim Yeon-koung yang juga memiliki pengaruh besar terhadap olahraga tersebut di Korea Selatan.

Meski demikian, Megawati justru merasa malu ketika dirinya dibandingkan dengan legenda voli Korea Selatan tersebut. Ia sendiri tidak merasa pantas disejajarkan dengan Kim Yeon-koung yang memiliki rekam jejak panjang di level internasional. 

Namun Mega memilih melihat julukan tersebut dari sisi lain, yakni sebagai tanda bahwa perkembangan voli putri Indonesia semakin mendapat perhatian.

Hal tersebut pevoli asal Jember itu ungkapkan saat wawancara eklusif dengan media Korea, The Volleyball Official beberapa waktu lalu. 

“Saya juga tahu bahwa saya disebut sebagai ‘Kim Yeon-koung-nya Indonesia’. Saya merasa malu jika dibandingkan dengan Kak Yeon-koung," kata Megawati Hangestri.

"Namun, saya bisa merasakan bahwa posisi bola voli putri di Indonesia semakin tinggi, dan saya juga mendengar bahwa semakin banyak anak-anak yang ingin menjadi pemain voli. Saya ingin bekerja lebih keras agar bisa memberikan pengaruh positif yang lebih besar seperti Kak Yeon-koung.” jelasnya.

Megawati Hangestri vs Kim Yeon-koung di laga Red Sparks melawan Pink Spiders.
Sumber :
  • KOVO

Sementara itu, Megawati juga langsung memiliki target tinggi meski baru akan debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027.

Pevoli yang juga berjuluk Megatron itu sebelumnya sempat membela Red Sparks selama dua musim. Pada tahun debutnya, ia berhasil membawa Red Force tembus babak playoff di edisi 2023-2024.

Lalu di musim keduanya, Megawati sukses membawa Red Sparks tembus ke babak final. Sayangnya mereka tumbang dengan agregat 2-3 dari Pink Spiders, yang saat itu masih diperkuat Kim Yeon-koung pada edisi 2024-2025.

Setelah satu tahun absen, kini Megawati Hangestri kembali ke Korea Selatan dan akan menjalani debutnya bersama Hyundai Hillstate. Ia pun memasang target meraih gelar juara bersama tim barunya.

"Saya benar-benar ingin kembali berjuang memperebutkan gelar juara. Kami berjuang keras di final kejuaraan musim 2024-2025, tetapi kami kalah dari Pink Spiders. Saya ingin kembali menghadapi tantangan itu." jelasnya.

Nantinya ajang Liga Voli Korea 2026-2027 akan berlangsung cukup panjang dengan babak reguler yang dimulai pada 31 Oktober 2026 hingga 2 April 2027. Kemudian memasuki jeda pada pertengahan musim untuk agenda All-Star Game yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Januari 2027.

Usai fase reguler berakhir, berlanjut ke babak postseason. Fase Preliminary Playoff atau semifinal dijadwalkan berlangsung pada 5-6 April 2027, kemudian dilanjutkan dengan babak Playoff pada 7-12 April 2027.

Rangkaian kompetisi musim selanjutnya akan mencapai puncaknya melalui Grand Final. Partai penentuan gelar juara tersebut dijadwalkan digelar pada 13-22 April 2027.

(nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral