news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Sumber :
  • KOVO

Pejabat KOVO Bocorkan Kelanjutan Kasus Pelecehan Seksual di Red Sparks yang Seret Ko Hee-jin, Singgung Pemberian Sanksi

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan staf kepelatihan Red Sparks memasuki babak baru setelah Ko Hee-jin resmi mundur dari kursi pelatih kepala. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pejabat Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO).
Selasa, 1 September 2026 - 08:09 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan staf kepelatihan Red Sparks memasuki babak baru setelah Ko Hee-jin resmi mundur dari kursi pelatih kepala. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pejabat Federasi Bola Voli Korea Selatan (KOVO).

Ko Hee-jin telah resmi mengumumkan pengunduran dirinya pada Jumat (28/8/2926) setelah ia ikut terseret kasus pelecehan seksual kepada pemain yang terjadi dalam acara makan bersama tim pada Januari lalu. 

Kasus tersebut bermula dari tindakan tidak pantas yang diduga dilakukan seorang staf kepelatihan terhadap pemain ketika acara makan malam tim berlangsung. Namun Red Sparks baru mengetahui persoalan tersebut pada Mei.

Ko Hee-jin ikut terseret karena berada di lokasi ketika kejadian berlangsung. Berdasarkan laporan sejumlah media Korea, ia mengaku tak ingat dengan kejadian tersebut.

"Saya tidak tahu, saya tidak ingat dengan jelas," kata Ko Hee-jin dikutip dari Sports World.

Namun pernyataan dan sikap Ko Hee-jin sebagai pelatih kepala membuat tanggung jawabnya ikut dipertanyakan. Meskipun demikian, status dan perannya dalam dugaan pelanggaran tersebut masih terus didalami.

Red Sparks sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar setelah kasus tersebut mencuat. Klub juga menyatakan akan memperkuat sistem pencegahan dan pengelolaan internal agar persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Kini proses investigasi kasus dugaan pelecehan seksual tersebut masih berlangsung. Terbaru salah satu pejabat KOVO membocorkan sedikit perkembangan kasus tersebut yang masih menunggu hasil pemeriksaan Sports Ethics Center.

Seorang pejabat KOVO mengatakan bahwa hasil penyelidikan resmi tersebut belum diterima oleh federasi sehingga proses pemberian sanksi terkait kasus tersebut akan dilakukan berdasarkan hasil investigasi dari pihak eksternal. 

“Hasil penyelidikan resmi dari Sports Ethics Center masih belum disampaikan kepada federasi," ucap pejabat KOVO tersebut.

"Begitu menerima pemberitahuan tersebut, kami akan segera menentukan apakah kasus ini akan diteruskan ke Komite Disiplin atau tidak.” tambahnya, dilansir dari Nocutnews Korea.

Alhasil mundurnya Ko Hee-jin dari Red Sparks tidak akan menutup kemungkinan adanya proses disiplin. KOVO baru akan menentukan apakah perkara tersebut perlu dibawa ke Komite Disiplin setelah hasil investigasi eksternal diterima secara resmi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral