- tvOnenews/Ilham Giovanni Pratama
25 Ribu Pelari Bakal Ramaikan MAIR 2026, Erick Thohir Soroti Pentingnya Budaya Olahraga
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Erick Thohir, menyambut positif penyelenggaraan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K.
Erick Thohir menilai ajang tersebut dapat menjadi salah satu momentum untuk mendorong masyarakat Indonesia menjalani gaya hidup yang lebih sehat dan aktif.
Ia melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam ajang lari sebagai hal positif bagi perkembangan budaya olahraga di Indonesia. Menurutnya, membangun kebiasaan hidup aktif tidak bisa dilakukan pemerintah seorang diri.
Karena itu, dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak untuk menjadikan olahraga semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, pihak swasta, komunitas, hingga masyarakat dinilai mempunyai peran penting untuk mewujudkan tujuan tersebut.
- tvOnenews/Ilham Giovanni Pratama
"Mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan aktif melalui olahraga memerlukan kolaborasi yang kuat dari berbagai pihak," kata Erick Thohir di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu.
"Inisiatif ini sejalan dengan upaya bersama untuk membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Ke depan, kami berharap sinergi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk membangun ekosistem olahraga yang semakin inklusif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi Indonesia," tambahnya.
MAIR Jakarta International 10K 2026 dijadwalkan berlangsung di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (13/9/2026) dimana sekitar 25 ribu peserta bakal ambil bagian dalam pesta olahraga lari tersebut.
Total terdapat empat kategori yang dipertandingkan dalam penyelenggaraan tahun ini. Keempatnya terdiri dari 10K Open, 10K Closed, 5K, serta Family Run dengan jarak 2,5 kilometer.
Penyelenggaraan MAIR Jakarta International 10K sekaligus menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan serupa di sejumlah kota Indonesia.
Sebelumnya, ajang tersebut telah menyambangi Yogyakarta, Medan, Bandung, hingga Surabaya. Rangkaian penyelenggaraan di empat kota tersebut tercatat telah diikuti lebih dari 25 ribu peserta.
Kini, Jakarta menjadi lokasi berikutnya dengan skala kegiatan yang turut membuka kesempatan kepada pelari dari luar Indonesia.
Hal itu terlihat melalui kehadiran kategori 10K Open yang dapat diikuti pelari Indonesia maupun peserta dari berbagai negara.
Ajang ini juga diharapkan dapat mempertemukan para pelari dengan beragam latar belakang melalui kecintaan yang sama terhadap olahraga.