- Instagram @hdecvolleyballteam - KOVO
Megawati Hangestri Jadi Ancaman Baru, Tim Juara GS Caltex Siapkan Gyselle Silva dan Thanacha
tvOnenews.com - GS Caltex menjadi salah satu kejutan terbesar V-League musim lalu setelah berhasil merebut gelar juara secara dramatis. Kini, memasuki musim 2026-2027, klub tersebut bersiap mempertahankan dominasinya dengan mengandalkan kembali bomber asal Kuba, Gyselle Silva.
GS Caltex sebelumnya hanya finis di posisi ketiga pada klasemen musim reguler. Namun, mereka justru tampil luar biasa di babak playoff.
GS Caltex mampu menyingkirkan Heungkuk Life di semifinal playoff dan mengalahkan Hyundai Hillstate untuk melaju ke partai final.
- KOVO
Di laga penentuan, mereka kemudian menghancurkan Korea Expressway Hi-Pass dan keluar sebagai juara dengan catatan sempurna, enam kemenangan tanpa kekalahan di sepanjang playoff.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu cerita paling menarik pada musim lalu. Pasalnya, sejumlah tim besar justru mengalami penurunan performa, termasuk Pink Spiders yang tampil kurang meyakinkan serta Red Sparks yang hanya mampu finis sebagai juru kunci setelah ditinggal Megawati Hangestri.
Musim ini, persaingan dipastikan kembali sengit. Megawati Hangestri telah bergabung dengan Hyundai Hillstate dan akan berusaha beradaptasi secepat mungkin dengan lingkungan barunya.
Pevoli Indonesia tersebut akan bermain bersama setter Kim Da-in serta tandem barunya, outside hitter asal Amerika Serikat, Jordan Wilson.
Di sisi lain, GS Caltex tetap memiliki ancaman besar melalui Gyselle Silva.
Gyselle Silva Jadi Andalan GS Caltex
Silva merupakan salah satu pemain asing paling produktif di V-League dalam beberapa musim terakhir. Sejak bergabung dengan GS Caltex, performanya terus menunjukkan konsistensi.
Pada musim 2023-2024, Silva mencatatkan 1.005 poin. Jumlah tersebut kembali meningkat menjadi 1.008 poin pada musim 2024-2025 dan mencapai 1.083 poin pada musim lalu.
Performa Silva bahkan semakin mengilap ketika memasuki babak playoff. Dalam enam pertandingan, pemain berusia 35 tahun tersebut mengoleksi 218 poin atau rata-rata 36,3 poin per pertandingan.
Kontribusi besarnya membantu GS Caltex merebut gelar juara. Silva juga berhasil menyabet penghargaan MVP musim reguler dan MVP final kejuaraan.
Tidak hanya itu, Silva menjadi satu-satunya pemain di V-League yang mampu menembus angka 1.000 poin pada musim lalu.
Namun, tingginya beban permainan Silva juga menjadi perhatian utama GS Caltex menjelang musim 2026-2027. Klub tersebut ingin mengurangi ketergantungan terhadap sang bomber sekaligus menjaga kondisi fisiknya.
Pelatih kepala GS Caltex, Lee Young-taek, menegaskan bahwa produktivitas Silva memang luar biasa, tetapi dirinya justru ingin mengurangi beban sang pemain.
"Tidak ada yang salah dengan Silva melampaui 1.000 poin, karena itu menunjukkan performa yang konsisten. Namun, peran saya adalah memastikan dia tidak mencapai tonggak sejarah itu," dilansir dari Spotv news.
Lee kemudian menjelaskan bahwa GS Caltex sebenarnya sudah berupaya mencari pemain yang dapat membantu Silva sejak musim lalu.
"Musim lalu, saya mencoba meringankan beban ofensif Silva dan berharap Reina dapat memenuhi peran itu, tetapi ia tampaknya gagal karena cedera di awal musim. Alasan kami merekrut Tanacha sebagai pemain kuota Asia kali ini adalah karena kami telah mempertimbangkan hal itu."
Thanacha Sooksod Diproyeksikan Kurangi Beban Silva
- Instagram.com/@gscaltexkixx
GS Caltex kini memiliki dua pemain asing, yakni Gyselle Silva dari Kuba serta Thanacha Sooksod yang didatangkan melalui kuota pemain Asia.
Thanacha Sooksod bukan nama baru di V-League. Ia sebelumnya memperkuat Korea Expressway Corporation selama tiga musim dan dikenal sebagai pemain yang mampu mencetak angka dua digit secara konsisten dalam pertandingan.
Kehadirannya diharapkan dapat memberikan opsi serangan tambahan sekaligus mengurangi ketergantungan GS Caltex kepada Silva.
Lee Young-taek pun melihat Thanacha sebagai pemain yang memiliki kualitas penting untuk sistem permainan timnya.
"Kekuatan Tanacha adalah konsistensi."
Sang pelatih juga menyinggung beberapa pemain lokal yang diharapkan dapat ikut memberikan kontribusi.
"Kami memiliki Seo-yeon dan Min-ji, dan Ju-ah Lee sedang berlatih setelah pulih dari cederanya."
Ia kemudian menambahkan:
"Jika mereka memberikan dukungan, saya berharap kami dapat memainkan distribusi serangan yang beragam dan voli ideal yang dinantikan semua orang. Kami sedang mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk itu."