- Instagram @manisabbsk
Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Alasan Tinggalkan Liga Turki
tvOnenews.com - Kabar mengenai Megawati Hangestri yang sempat berkarier di Liga Voli Turki kembali menjadi perhatian media Korea Selatan.
Meski kini Megawati Hangestri telah resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk menjalani V-League musim 2026/2027, keputusan pemain berjuluk Megatron itu meninggalkan Korea Selatan pada 2025 masih menarik untuk diperbincangkan.
Selama dua musim membela Red Sparks, Megawati tampil sebagai salah satu pemain penting dalam perjalanan impresif klub tersebut. Red Sparks bahkan mampu menjelma menjadi kuda hitam dan penantang gelar, setelah sebelumnya tidak terlalu diperhitungkan pada awal musim.
- Red Sparks
Namun, setelah mengantarkan Red Sparks mencapai final V-League 2024/2025, Megawati memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama klub tersebut. Ia kemudian kembali ke Indonesia dan sempat memperkuat Gresik Petrokimia pada babak Final Four Proliga 2025.
Tidak lama berselang, Megawati mengambil keputusan untuk mencoba tantangan baru di luar Korea Selatan. Ia menerima tawaran dari Manisa BBSK dan melanjutkan kariernya di Kadinlar 1 Ligi, kompetisi kasta kedua Liga Voli Turki.
Kepindahan tersebut sekaligus menjadi babak baru bagi Megawati setelah dua musim sukses di Korea. Jika sebelumnya ia menjadi bagian dari Red Sparks di V-League, kali ini Megawati harus menghadapi atmosfer kompetisi dan tantangan berbeda bersama Manisa BBSK.
Sayangnya, rencana tersebut tidak berlangsung lama. Bahkan sebelum kompetisi dimulai, Megawati harus meninggalkan klub Turki tersebut dan kembali ke Indonesia pada Oktober 2025.
Masalah kondisi fisik, khususnya pada bagian lutut, menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut. Dalam wawancara baru-baru bersama Media Volleyball Korea, Megawati akhirnya mengungkap kondisi yang dialaminya ketika masih berada di Turki.
"Anda meninggalkan Korea pada tahun 2025 dan menandatangani kontrak dengan Manisa BBSK, sebuah tim di divisi dua Turki, tetapi Anda tiba-tiba kembali ke Indonesia pada bulan Oktober tahun itu. Apakah itu karena lutut Anda?
Megawati:
“Lutut saya sering sakit dan bengkak bahkan saat itu. Saya membuat keputusan itu karena saya pikir saya tidak akan bisa bermain voli dalam kondisi ini.”
Keputusan untuk kembali ke Indonesia kemudian memberikan kesempatan bagi Megawati untuk memulihkan kondisi fisiknya. Setelah mendapatkan waktu istirahat, ia mengaku kondisinya kini jauh lebih baik dibandingkan ketika masih aktif bermain tanpa jeda.
Bagaimana kondisi fisik Anda saat ini?
Megawati:
“Saya merasa baik sekarang. Saya tidak merasakan sakit di mana pun. Saya jauh lebih baik setelah beristirahat.”
Selain meninggalkan klub di Turki, Megawati juga memilih mengambil jeda dari aktivitasnya bersama tim nasional Indonesia. Keputusan tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk memberikan waktu yang cukup bagi tubuhnya setelah menjalani jadwal kompetisi yang padat selama beberapa tahun.
Anda juga selalu aktif di tim nasional Indonesia. Apakah Anda mengambil istirahat sejenak tahun ini?
Megawati:
“Ya, saya telah mundur dari tim nasional untuk sementara waktu. Saya sedang beristirahat sementara. Saya telah berlari tanpa henti selama dua tahun. Saya merasa perlu istirahat sekarang.”
- Manisa BBSK official
Setelah melalui masa pemulihan, Megawati kini kembali ke Korea Selatan. Ia resmi menjadi bagian dari Hyundai E&C untuk V-League musim 2026/2027 dan siap membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya.
Menariknya, Megawati kali ini tidak lagi datang ke Korea sebagai pemain Red Sparks. Ia justru bergabung dengan Hyundai E&C, klub yang sebelumnya menjadi salah satu rivalnya di V-League.
Perubahan tersebut membuat Megawati kini harus beradaptasi dengan rekan-rekan setim yang sebelumnya ia hadapi sebagai lawan. Namun, pemain asal Indonesia itu justru melihat situasi tersebut secara positif.
Belum lama Anda bergabung dengan Hyundai E&C. Bagaimana kesan pertama Anda?
Megawati:
“Saya senang bermain melawan Anda sebagai lawan, tetapi saya pikir bermain bersama Anda sebagai rekan satu tim jauh lebih baik.”