- FIVB
Junaida Santi Tak Masuk Skuad Asian Games, Media Korea Soroti Masalah Gender Test
Jakarta Pertamina Enduro kemudian memastikan kemenangan 3-0 sekaligus merebut gelar juara untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun. Santi pun melengkapi musim impresifnya dengan dinobatkan sebagai MVP turnamen.
Meski demikian, hingga kini Santi belum pernah tampil dalam kompetisi internasional bersama tim nasional senior Indonesia.
Indonesia sendiri dijadwalkan tampil pada pembukaan turnamen voli putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada tanggal 19. Namun, nama Santi tidak tercantum dalam daftar 12 pemain tim nasional putri yang diumumkan PBVSI pada tanggal 2 untuk menjalani persiapan menghadapi ajang tersebut.
Di tengah absennya Santi, pernyataan Loudry Maspaitella kembali menjadi sorotan. Ia menjelaskan bahwa persoalan yang dihadapi Santi berkaitan dengan gender test.
"Santi hanya memiliki satu masalah: tes gender," ujar Loudry, yang mengisyaratkan bahwa meski Santi tidak disebut mendapat sanksi disipliner, keengganannya menjalani pemeriksaan tersebut membuatnya tidak dapat mengikuti kompetisi internasional.
Loudry juga tidak menampik bahwa Santi memang mengalami cedera. Namun, menurutnya, terdapat persoalan lain yang turut menjadi kendala, yakni dugaan penolakan terhadap gender test.
“Santi ini cuma satu, gender tes. Bukan untuk Santi saja lho ya, seluruh pemain putri yang tampil di AVC itu harus gender test,“ tegas Loudry Maspaitella kepada YouTube Voli TV.
“Banyak isu cedera ya memang mungkin dia cederanya iya. Kita panggil dia di SEA Games dia nggak datang dengan alasan macam-macam ya nggak apa-apa,“ bebernya.
“Masalahnya gender tes itu bukan khusus untuk Santi, sekarang internasional itu gender tes itu saja,“ ungkap Loudry Maspaitella.
PBVSI sebelumnya disebut telah berupaya membantu Santi agar bersedia menjalani pemeriksaan tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan federasi adalah melibatkan psikolog Ernita Pongky untuk melakukan pendekatan secara personal kepada sang pemain.
“Kita punya psikolog waktu itu Mbak Ernita Pongky salah satu pengurus kita sudah dalam pendekatan personal bawa ke Rumah Sakit Polri mau apa nggak?,“ ceritanya.
- Instagram @jpevolley
“Nggak berani. Oh dari yang pemainnya nggak mau. Tapi setidaknya dari federasi sudah turun tangan banget,“ lanjutnya.