news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Mediol Yoku (kiri) dan atlet voli pantai Indonesia, Bintang Akbar (kanan)..
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani Pratama

PBVSI Pasang Target Berani di Asian Games 2026, Voli Pantai Bidik Emas Hingga Timnas Voli Putri Indonesia Incar 5 Besar

PBVSI resmi melepas Timnas Voli Putri dan Voli Pantai Putra Indonesia untuk berlaga di Asian Games 2026. Sebanyak 16 atlet pilihan akan membawa nama Merah Putih pada pesta olahraga Asia yang digelar di Nagoya, Jepang.
Minggu, 13 September 2026 - 14:40 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) resmi melepas Timnas Voli Putri dan Voli Pantai Putra Indonesia untuk berlaga di Asian Games 2026. Sebanyak 16 atlet pilihan akan membawa nama Merah Putih pada pesta olahraga Asia yang digelar di Nagoya, Jepang.

PBVSI membawa dua target berbeda dari dua sektor yang dikirimkan ke Asian Games 2026. Voli pantai putra dibebani target medali emas, sementara tim voli putri diharapkan setidaknya mampu menembus posisi lima besar.

Komposisi kontingen Indonesia terdiri dari 12 pemain voli indoor putri dan empat atlet voli pantai putra. Para pemain tersebut dipilih setelah melewati proses persiapan dan seleksi untuk menghadapi persaingan di level Asia.

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menyebut 12 nama yang diberangkatkan untuk sektor voli indoor merupakan pemain terbaik hasil seleksi. Sementara itu, empat atlet terbaik juga dipersiapkan untuk membawa Indonesia bersaing di nomor voli pantai putra.

Empat nama yang menjadi tumpuan di sektor voli pantai adalah Bintang, Sofyan, Danang, dan Imam. Mereka akan membawa harapan besar karena PBVSI memasang target tertinggi pada nomor tersebut.

Target tersebut tidak diberikan tanpa mempertimbangkan persiapan yang telah dijalani para atlet. Kedua tim sudah melewati rangkaian program panjang sebelum diberangkatkan menuju Asian Games 2026.

PBVSI juga memberikan kesempatan kepada para atlet untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan-lawan dari negara lain. Sejumlah turnamen dan pertandingan internasional menjadi bagian penting dari persiapan mereka sepanjang tahun.

AVC Cup, AVC Challenge hingga AVC Beach Continental menjadi beberapa ajang yang sudah diikuti. Selain itu, pertandingan persahabatan menghadapi Korea Selatan juga dimanfaatkan sebagai bagian dari pematangan tim.

Rangkaian pertandingan tersebut memberikan pengalaman menghadapi karakter permainan yang berbeda. Hasil dari setiap pertandingan kemudian menjadi bahan evaluasi sebelum para atlet turun di Asian Games.

Imam Sudjarwo menilai seluruh program tersebut membuat kesiapan tim telah mencapai 100 persen. Sehingga PBVSI berani memasang target tinggi bagi para atlet yang diberangkatkan menuju Jepang.

Sektor voli pantai putra menjadi nomor yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas. Sementara bagi tim voli indoor putri, pertandingan menghadapi Nepal menjadi salah satu laga yang sangat menentukan perjalanan mereka.

“Kalau Voli Pantai Putra targetnya emas kita. Kemudian yang tim putri, lawan Nepal kita harus menang. Itu harga mati supaya kita bisa masuk 8 besar. Target kita minimal 5 besar, syukur bisa lebih baik dari itu,” ujar Imam kepada awak media, Minggu (13/9/2026).

Target medali emas dari PBVSI langsung mendapatkan respons dari atlet voli pantai putra. Bintang Akbar menyatakan kesiapan untuk menjawab tantangan tersebut meski memahami persaingan tidak akan berjalan mudah.

Sejumlah negara dipandang memiliki kekuatan yang perlu diwaspadai Indonesia. Bintang menyebut Qatar, Iran, dan Thailand sebagai beberapa pesaing yang berpotensi menjadi batu sandungan dalam perburuan medali.

Pengalaman dari kegagalan sebelumnya menjadi bahan pembelajaran bagi Bintang dan tim. Aspek servis serta strategi menjadi bagian yang terus diperbaiki menjelang tampil membawa nama Indonesia.

“Insyaallah bisa untuk mengambil medali itu. Dari kegagalan kemarin kita sudah mempelajari dan yang harus diperbaiki cuma servis sama teknik strategi. Insyaallah sudah cukup siap,” kata Bintang.

Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Mediol Yoku (kiri) dan atlet voli pantai Indonesia, Bintang Akbar (kanan).
Sumber :
  • tvOne - Ilham Giovani

Situasi berbeda dihadapi tim voli indoor putri Indonesia yang datang dengan komposisi didominasi pemain muda. Sejumlah pemain bahkan akan merasakan atmosfer Asian Games untuk pertama kalinya dalam karier mereka.

Perubahan komposisi terjadi setelah beberapa pemain senior yang sebelumnya tampil pada Asian Games 2018 tidak berada dalam skuad kali ini. Kesempatan tersebut kemudian diberikan kepada generasi yang lebih muda untuk membawa Indonesia bersaing di Nagoya.

Salah satu pemain tim voli putri Indonesia, Mediol Stiovanny Yoku, melihat kondisi tersebut dengan optimisme. Ia berharap minimnya pengalaman di Asian Games justru membuat rekan-rekannya mampu bermain lebih lepas.

Tekanan besar tidak ingin menjadi penghambat para pemain muda ketika berada di lapangan. Mediol ingin seluruh anggota tim menikmati pertandingan sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik yang mereka miliki.

Fokus terdekat tim putri adalah menghadapi Nepal pada fase grup. Pertandingan tersebut menjadi sangat penting karena kemenangan dibutuhkan Indonesia untuk membuka jalan menuju delapan besar.

Target tersebut sejalan dengan harapan PBVSI yang ingin tim putri setidaknya menembus lima besar. Karena itu, hasil menghadapi Nepal menjadi langkah awal yang tidak boleh dilewatkan.

“Saya berharap karena ini kebanyakan pemain muda semua dan baru pertama ikut Asian Games, semuanya bisa bermain lepas aja, bermain enjoy. Semoga kita juga bisa memenuhi target besok,” pungkas Mediol Yoku.

(ig/nad) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral